oleh

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado terima Kunjungan Peserta Sespimti Polri Ke 28 TA. 2019

Sulut Times, Manado : Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado dan jajaran menerima kunjungan peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke 28 T.A. 2019 di ruang rapat Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado, Selasa (20 Agustus 2019).

Kunjungan ini merupakan rangkaian dari Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) dalam program pendidikan Sespimti Polri Angkatan ke-28 yang tahun ini mengambil tema “Strategi mengantisipasi dampak negatif dari perkembangan globalisasi melalui democratic policing guna mendukung keamanan daerah perbatasan dalam rangka mewujudkan pembangunan nasional”.

Adapun maksud dari kunjungan ini, selain untuk memahami lebih jauh tugas dan fungsi Kanim Manado.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado, Friece Sumolang, SH., MH dalam sambutan berharap kunjungan dapat memberikan tambahan data maupun informasi serta pengetahuan terkait dengan pengawasan orang asing di wilayah perbatasan. Termasuk juga mempelajari bagaimana membangun sinergi lintas K/L dan instansi terkait.

Sementara itu Widyaiswara Utama Sespimti atau pendamping Sespimti Polri Kombes Drs. Eko Wahyu P. SH.

Baca Juga  Jalin Kerjasama dengan IPB, Lumentut : Untuk Kesejahteraan Rakyat

Eki Wahyo Pendamping Sespimti Polri menyampaikan terimakasih kepada Kanim Manado atas penerimaan kunjungan kali ini.

Menurut Sespimti KKDN ini dilaksanakan demi meningkatkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan tingkat tinggi yang unggul dan berinteraksi di era demokrasi dan globalisasi.

Tidak hanya itu, para peserta harus dapat mempromosikan keamanan dalam negeri dalam rangka mendukung pembangunan nasional.

Kunjungan ini juga untuk memotivasi peserta agar meningkatkan kemampuan interaksi sosial dan dialogis saat menghadapi masalah.

Hal ini juga akan memudahkan sebagai sarana untuk membina sinergi antara Ditjen Imigrasi dan Polri.

“Ada beberapa poin yang menjadi tujuan dari kegiatan yakni bertujuan untuk melatih peserta didik Sespimti dalam mengetahui dan memahami sampai sejauh mana pelaksanaan penjabaran satuan kewilayahan dalam mendukung terwujudnya Renstra Polri 2015-2019 khususnya kebijakan Polri dalam rangka pembangun sinergi polisional interdepartemen, lembaga internasional, lembaga atau instansi terkait lainnya dan komponen masyarakat (partnership building) serta apa saja peluang dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaanya, ujar Kombes Eko

Baca Juga  Tiga Pasien dari Kluster Gowa Dinyatakan Sembuh

Acara selanjutnya pemberian paparan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado, Friece Sumolang, yang menjelaskan secara komprehensif mengenai struktur organisasi, tugas dan fungsi Kanim Manado khususnya dalam hal pengawasan orang asing dan wilayah perbatasan serta pelayanan publik.

Kakanim kemudian berharap kedepannya jajaran imigrasi dapat konsisten untuk melakukan sinergisitas dalam pengawasan orang asing di wilayah Sulawesi Utara terutama dalam membangun koordinasi dengan instansi Kementerian dan Lembaga di daerah.

Adapun para pejabat Polri yang hadir dalam rangka kegiatan KKDN yakni Kombes Wisnu Hermawan, F. SIK. SH, Kombes Nurworo Dadang, SH, Kombes Untung Sampurna Jaya, Sik, MH, dan Kombes Sambodo Purnomo Ygo, SIK, MTCP

Para peserta Sespimti yang merupakan Perwira calon Jenderal tersebut kemudian berdiskusi tentang pelaksanaan tugas keimigrasian di Sulawesi Utara.

Baca Juga  Akumulasi Covid Sulut Mencapai 4.630 Orang

Peserta diberi informasi bagaimana jajaran imigrasi Sulut menjaga kedaulatan negara melalui pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi dan Pos Lintas Batas yang ada di Miangas termasuk dalam menjalankan fungsi pengawasan, Imigrasi sebagai leading sector membentuk Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) yang terdiri dari beberapa instansi daerah maupun vertikal yang bersama-sama mengawasi keberadaan dan kegiatan orang asing

Ditemui usai acara, Kakanim Manado, menyampaikan bahwa dengan kesempatan berkunjung ke Kanim Manado, para peserta dapat memahami bahwa tugas Kanim Manado tidaklah mudah, butuh sinergi seperti pemerintah daerah, swasta dan peran masyarakat demi mewujudkan pengawasan maksimal.

“Saya telah menjelaskan secara singkat tugas Kanim baik dari tugas pelayanan publik hingga penegakan hukum keimigrasian. Ini akan menjadi konsep yang dapat dijadikan pedoman bagi para peserta guna mencapai tujuan dari pelaksanaan Dikreg Sespimti ke-28,” tutup Kakanim Manado.

Komentar