oleh

Kemudahan Perizinan Kunci Tingkatkan Investasi

Sulut Times, Manado – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokmbey mengimbau seluruh jajaran DPM-PTSP se-Sulut dapat terus berbenah diri, dan menciptakan berbagai inovasi dan kreativitas guna memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Dondokambey saat membuka secara resmi
Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah (Rakorpimda) dalam rangka penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Prima di Provinsi Sulut yang dilaksanakan di Kota Manado, Kamis (21/11/2019).
Olly menerangkan penyelenggaraan PTSP prima harus terus dipacu dan ditunjang peraturan yang mendukung pelaksanaannya serta menyatakan bahwa kemudahan di dalam perizinan adalah kunci dari masuknya sejumlah investasi.
Hal ini ditegaskan orang nomor satu di Sulut sebagai tindak lanjut pesan Presiden Joko Widodo soal upaya mempermudah proses perizinan di Indonesia.
“Bagaimana tugas tanggung jawab kita pemerintah daerah menyerap apa yang disampaikan Pak Presiden Joko Widodo dalam pelaksanaan tugas daerah untuk mempercepat seluruh perijinan yang ada,” ungkap Olly.

Baca Juga  Tiba dari Jakarta, VAP Tancap Gas ke Minahasa

Pada kesempatan itu, Gubernur Sulut juga mengapresiasi pemerintah pusat yang memberikan ruang yang sebebas bebasnya bagi pemda dalam melakukan kebijakan terkait perizinan. Terbukti hal itu mendorong peningkatan jumlah investasi di daerah Nyiur Melambai.
“Saya kira ini kita berterimakasih karena target RPJMD tentang investasi di Sulut sebesar Rp. 2,5 triliun sudah terlewat jauh karena saat ini realisasi investasi di Sulut itu sudah Rp. 9,7 triliun. Jadi akhirnya kalau target dari BKPM bahwa Sulut sebesar Rp. 10 Triliun, tinggal Rp. 300 miliar lah sudah masuk target,” ucap Olly.
Dalam Rakorpimda nampak hadir, Sekdaprov Edwin Silangen, bupati dan walikota se-Sulut, Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan Dan Kerjasama Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Sugiarto dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulut Franky Manumpil.

Komentar