Cegah Membludaknya Pengunjung, Pemkab Minahasa Operasionalkan Pasar Tiap Hari

Sulut Times, Minahasa : Dimasa Pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan akan berakhir, Pemkab Minahasa terus mengkaji akan pelaksanaan kegiatan jual beli di pasar tradisional yang berada di Kabupaten Minahasa.

Dari hasil evaluasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, terkait pengoperasian semua pasar di Kabupaten Minahasa yang sebelumnya dibatasi, memutuskan bahwa semua pasar terhitung hari ini, Senin (08/06), akan dibuka setiap hari (mulai dari hari senin hingga hari sabtu)

Hal ini disampaikan langsung Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi melalui Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Ir Wenny Talumewo, kepada wartawan.

Baca Juga : Kolaborasi Pemkab Minahasa dan Pemkab Malang : “Teken MOU Pembangunan Daerah”

Menurutnya, per hari ini, pembukaan pasar setiap hari sudah diterapkan di dua pasar besar yakni Pasar Tondano dan Pasar Langowan, dengan menerapkan sistem ganjil genap.

“Hari ini sudah ada dua pasar yang mulai buka tiap hari, yang tentunya dengan menerapkan protokol COVID-19 di Minahasa,” ujar Talumewo.

Baca Juga : Bupati ROR Pimpin Rapat Bersama Developer

Lanjut kata Talumewo, dibukanya operasional pasar setiap hari bertujuan agar tidak membludaknya pengunjung pasar yang akan berbelanja, agar tidak terjadinya penularan COVID-19.

“Dua pasar yang mulai mengadakan penerapan protokol covid19 seperti pemberian nomor ganjil genap pasar Tondano dan pasar Langowan, dimana nomor ganjil akan beroperasi senin, rabu, jumat dan nomor genap akan beroperasi selasa, kamis dan sabtu, diminggu berikutnya akan ditukar, nomor ganjil akan beroperasi selasa, kamis, sabtu dan nomor genap akan beroperasi senin, rabu dan Jumat,tapi untuk Minggu libur atau tutup,” terang Talumewo.

Baca Juga : Kabupaten Minahasa Jalin Kerja Dengan Kabupaten Maybrat di Bidang Pertanian dan Perternakan

Talumewo kemudian berpesan kepada masyarakat yang akan beraktivitas di pasar, baik pembeli maupun pedagang, agar selalu memperhatikan social dan physical distancing secara ketat seperti, menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga kebersihan, serta mentaati semua himbauan yang disampaikan pemerintah.

“Kami juga menghimbau masyarakat agar jangan berlama-lama di pasar. Rencanakan untuk membeli kebutuhan apa yang perlu untuk dibeli dan bagi yang sakit untuk tidak pergi ke pasar. Itu semua dianjurkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus,” ujarnya.

Masyarakat yang akan datang ke pasar wajib menggunakan masker, yang tidak memakai masker tidak diijinkan masuk ke pasar.

Baca Juga : ROR Pimpin Ziarah ke Makam Mantan Bupati Minahasa

“Pemerintah akan terus memonitor dan selalu mengingatkan masyarakat untuk selalu mengikuti protokol kesehatan yang ada dan akan diupayakan penanganannya agar lebih teratur,” tukasnya sembari menambahkan bila dalam waktu dekat akan dilakukan rapid test kepada setiap pedagang yang ada di pasar-pasar tersebut.

Jangan Lupa di Bagikan !

Author: Ryan T

Edukasi Aktual Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *