Jengkel Sampah Berserakan, Pemdes Watutumou Dua Letakan Peti Mati di TPS

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Belum juga efektif, kendati sudah diterbitkan sangsi bagi pelanggar membuang sampah sembarangan didenda Rp500 ribu, bahkan terpampang baliho dilarang membuang sampah.
Betapa tidak, ada oknum-oknum nakal yang masih saja membuang sampah sembarangan kala tidak ada petugas di pos jaga.

Hal ini terjadi di Desa Watutumou Dua, Kecamatan Kalawat, Minut.
Akibat kehabisan akal, Senin (06/07/20) Pemerintah Desa Watutumou Dua dikomandani Kumtua Defly Bawanda bersama seluruh perangkat Desa meletakan peti mati lengkap dengan karangan bunga di tempat pembuangan sementara (TPS) di wilayah Desa Watutumou Dua.

Pengusungan peti mati di ruas jalan Utama Manado-Bitung menarik perhatian khalayak ramai. Bahkan memberikan respons positif yang di posting di sosial media (Sosmed) tindakan yang dilakukan Pemdes Watutumou Dua.

“Kami sengaja meletakan peti jenasah di sini sebagai tanda duka pemerintah dan masyarakat Watutumou Dua atas matinya hati nurani warga pembuang sampah di tempat ini yang tidak bertanggung jawab terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” timpal Bawanda.

“Sudah ada beberapa warga setempat yang dijatuhi denda. Saat tidak dijaga, mereka kembali membuang sampah di tempat ini,” imbuh Bawanda diiyakan Ketua BPD, Inti Ranteola. (st/dw)

Jangan Lupa di Bagikan !

Author: Dewi S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *