Mabuk-mabukan, Keluarga Penerima BLT – DD di Desa Rumengkor Dua Dicoret Hukum Tua

Sulut Times, Minahasa – Bukannya merasa beruntung dan bersyukur menerima Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT-DD), ada masyarakat di Kabupaten Minahasa yang justru menyalahgunakan bantuan dari Pemerintah yang akhirnya merugikan diri sendiri dan keluarganya.

Pasalnya, ada masyarakat yang justru memilih untuk mabuk-mabukan dengan minuman keras padahal keluarganya menjadi salah satu penerima manfaat.
Hal ini diakui oleh Hukum Tua Desa Rumengkor Dua Kecamatan Tombulu Djoni A Mingga bahwa hal ini adalah salah satu warganya.

Baca Juga : Dipantau Langsung Camat Langowan Barat dan Korprov PMD, Masyarakat Desa Paslaten Terima BLT Tahap II

“ Memang benar ada warga kami disini yang secara terang-terangan mabuk dimuka umum dan membuat keributan, padahal keluarganya menjadi salah satu penerima manfaat BLT-DD, kan aneh uang dari mana itu? ” Jelasnya kepada awak media Selasa, (14/07/2020) pada saat penyaluran BLT DD Tahap III Desa Rumengkor Dua.

Disamping itu, lanjutnya, yang bersangkutan justru melakukan aksi keributan dengan menantang pemerintah atau aparat Desa dan sempat mengecam pemdes yang menegurnya.

“ Makanya kami Pemerintah Desa Rumengkor Dua langsung mencoret namanya dari daftar keluarga penerima manfaat BLT-DD dan dialihkan kepada orang lain yang lebih membutuhkan,” ucap Kumtua.

Baca Juga : Pemdes Sawangan Salurkan BLT DD Tahap III Pada 127 Penerima

Sementara itu, Camat Tombulu Soni Saina, SH memberikan apresiasi dan dukungan kepada pemerintah Desa Rumengkor Dua yang telah berperan aktif memantau penggunaan BLT DD di desanya.

“ Ini adalah bukti bahwa Pemdes Rumengkor Dua lebih proaktif dalam memantau masyarakat, dan ini menjadi contoh bagaimana tindakan pemdes, yah pantas diancungi jempol,” Tandasnya.

Jangan Lupa di Bagikan !

0 0

Author: Ryan T

Edukasi Aktual Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *