Masuki New Normal, 12 Juli Jemaat GMIM Mulai Beribadah Kembali

Sulut Times, Manado : Mulai 12 Juli 2020 Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) akan kembali beribadah di Gereja, dengan memperhatikan protokol yang telah ditetapkan.

Menindaklanjuti surat pemberitahuan BPMS GMIM nomor : K.0700/PPD-IV/06-2020 tanggal 19 Juni 2020 tentang Penerapan New Normal dalam pelayanan di lingkup Gereja Masehi Injili di Minahasa pada masa transisi pandemi COVID-19, maka untuk Penerapan ini dilaksanakan dalam rangka mengembalikan fungsi gedung Gereja, meningkatkan spiritualitas jemaat,
meningkatkan tanggung-jawab pelayanan sebagai Syamas, Penatua, Guru Agama dan
Pendeta sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing, menghindari liberalisme dan sekularisasi dari iblis dalam Gereja dan penataan Khotbah dan Penggembalaan Gereja.

Memasuki bulan IV (keempat) penyebaran COVID-19 ini, BPMS GMIM mengacu pada Surat Edaran Menteri Agama RI nomor 15 tahun 2020; Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 tahun 2020, serta Peraturan Gubernur Provinsi Sulawesi Utara nomor 44 tahun 2020, maka berdasarkan Keputusan Rapat BPMS GMIM tanggal 3 Juli 2020 tentang kelanjutan pelayanan GMIM pada masa transisi pandemi  COVID-19, adapun hal-hal yang perlu diperhatikan :

1. Refungsionalisasi Gedung Gereja untuk badah Hari Minggu di aras Jemaat mulai
dilaksanakan terhitung tanggal 12 Juli 2020, dengan ketentuan pelaksanaan Ibadah
WAJIB mengikuti pedoman dan prosedur tetap (protap) pencegahan COVID-19.

Baca Juga : BPMS GMIM Instruksikan Ibadah Jumat Agung dan Paskah Dilakukan di Rumah

(Lihat lampiran 1, surat BPMS GMIM nomor : K.0700PPD. VIVO7-2020 tanggal 19 Juni 2020). Kehadiran diatur secara bertahap yang diawali oleh pelayan khusus dan untuk
kehadiran anggota Jemaat disesuaikan dengan perkembangan kondisi selanjutnya.

2. Pelaksanaan Ibadah Kolom mengacu pada surat BPMS GMIM nomor K.0700/PPD.VII/07-2020 tanggal 19 Juni 2020.

3. Ketentuan tambahan terkait Tata Ibadah; Untuk Ibadah Hari Minggu di Gedung Gereja
ditampilkan melalui Proyektor LCD dan tidak dalam bentuk cetakan (hardcopy).
Untuk Ibadah Kolom tidak diperkenankan menggunakan Tata Ibadah dalam bentuk
cetakan (hardcopy).

4. Pelaksanaan ibadah di Gereja dalam hal luar biasa dapat berkoordinasi secara
berjenjang BPMJ, BPMW, BPMS dan dengan Pemeritah setempat.

5. Sidang Majelis Jemaat dan Sidang Majelis Wilayah sudah dapat dilaksanakan
dengan memperhatikan protap kesehatan untuk pencegahan COVID-19.

Baca Juga : Ibadah Syukur HUT PKB ke-57, PKB di ajak Tolak Radikalisme

6. Surat pemberitahuan ini dapat dievalusi kembali sesuai perkembangan yang ada.
Demikian surat pemberitahuan ini untuk dilaksanakan, atas perhatian dan kerjasama yang baik disampaikan terima kasih.

“Dalam keyakinan kepada Tuhan Yesus Kristus, Juruselamat Dunia kita pasti akan melewati pergumulan pandemi COVID-19 ini serta memberkati dan menguatkan Gereja dalam menjawab panggilan-Nya untuk bersekutu, bersaksi dan melayani,” tutup Pdt. Dr. Hein Arina selaku Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM seraya memanjatkan doa agar pergumulan ini bisa terlewati.

Jangan Lupa di Bagikan !

Author: Ryan T

Edukasi Aktual Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *