Program ” Terus Usaha” Grab Berikan Dukungan Digitalisasi Bagi UMKM Percepat Ekonomi, Berikan Kontribusi Rp 402 M di Kota Manado

Sulut Times, Manado : Dimasa Pandemi Covid-19, perusahaan Start up Grab terus berinovasi dibidang digilitasasi untuk terus memajukan pertumbuhan ekonomi.

Dengan meluncurkan program baru #TerusUsaha, Grab memercepat pertumbuhan dan digitalisasi UMKM Manado di era tatanan baru pasca-COVID-19 Grab kerja sama dengan Pemerintah Kota Manado berikan akses digital dan biaya promosi bagi ratusan IKM binaan Disperindag

Riset terbaru menyebutkan bahwa pekerja informal yang tergabung dalam ekosistem Grab telah berkontribusi Rp 402 miliar terhadap perekonomian di kota Manado

Program ini mencakup pelatihan untuk meningkatkan keterampilan para pelaku UMKM dalam menjalankan bisnisnya, iklan gratis untuk meningkatkan visibilitas UMKM secara online dan sebuah microsite yang dirancang khusus untuk para pelaku UMKM.

Baca Juga ; Lomban Buka Seminar CSR UMKM PT. Indomarco Prismatama Cabang Manado

Grab juga bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) Kota Manado untuk membawa ratusan mitra Industri Kecil Menengah (IKM) binaan masuk dalam platform digital. Program ini juga dirancang khusus untuk mendukung program pemerintah, #BanggaBuatanIndonesia.

UMKM dan pekerja di sektor informal menjadi tulang punggung ekonomi Manado. Berdasarkan riset Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics, gig worker di empat layanan Grab secara keseluruhan berkontribusi sebesar Rp. 402 miliar pada perekonomian Manado di tahun 2019.

Di sisi lain, data Badan Pusat Statistik di tahun 2018, menunjukkan terdapat lebih dari 60.000 UMKM di Kota Manado, atau merupakan 20,87% jumlah UMKM di provinsi Sulawesi Utara. UMKM juga menyerap hampir 40% dari jumlah tenaga kerja di Sulawesi Utara, namun faktanya ada lebih dari 92% UMKM Sulawesi Utara yang belum terdigitalisasi.

Baca Juga : Di Masa Pandemi Covid-19, Pertamina Salurkan Bantuan Modal Rp. 2M Bagi Mitra UMKM di Sulawesi Utara

Melihat hal ini, kebutuhan untuk digitalisasi dan peningkatan kapasitas UMKM untuk bisa beradaptasi dan berkembang menjadi penting agar ketangguhan ekonomi kota Manado dapat terjaga di era new normal ini.

Halim Wijaya, Head of East Indonesia Grab Indonesia, menjelaskan kota Manado berpotensi tumbuh disektor pariwisata dengan mendorong para UMKM di bidang kuliner serta kerajinan buat oleh para wisatawan.

“Manado sangat identik dengan pariwisata karena alamnya yang indah. Tumbuhnya sektor pariwisata juga mendorong sektor ekonomi lainnya, yaitu kuliner dan kerajinan yang sebagian besar pelakunya adalah UMKM. Program #TerusUsaha yang sejalan dengan misi GrabForGood merupakan langkah konkret dari Grab untuk meningkatkan kemampuan, kapasitas, serta jangkauan bagi UMKM dan individu dalam menyambut masa depan ekonomi digital. Kami akan mendorong bisnis kecil dan tradisional untuk merangkul teknologi dan menuju digitalisasi, untuk memastikan mereka tidak tertinggal dalam era digital. Untuk memastikan UMKM di Manado tetap mampu bertahan dan terus maju di tengah wabah COVID-19, kami sediakan berbagai wadah dan teknologi untuk pelaku UMKM belajar dan mulai melakukan transformasi digital bersama Grab.” Tutup Halim

Jangan Lupa di Bagikan !

0 0

Author: Ryan T

Edukasi Aktual Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *