10 Lapangan Usaha Terkontraksi, Ekonomi Sulut Tumbuh -3,89%

Oleh: Ronald Ginting

Sulut Times, Manado – Pandemi covid-19 berimbas pada terkontraksinya pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara di triwulan II 2020. Di mana dibanding triwulan II 2019, ekonomi Sulut bertumbuh -3,89%.

“Ekonomi Sulut triwulan II 2020 dibanding triwulan II 2019 bertumbuh -3,89%. Begitu juga bila dibanding triwulan I 2020 ekonomi Sulut -3,16%,” ungkap Kepala BPS Sulut, Ateng Hartono saat penyampaian berita resmi statistik secara virtual, hari ini.

Ateng menambahkan ekonomi Sulut pada semester I 2020 hanya bertumbuh 0,09% bila dibanding semester I 2019. Meski pertumbuhannya tipis, angka tersebut masih berada di atas angka nasional yang bertumbuh -1,26%.

“Dari 17 lapangan usaha yang dinilai untuk pertumbuhan ekonomi ini, ada 10 lapangan usaha yang terkontraksi negatif,” papar Ateng.

10 lapangan usaha tersebut yaitu tranportasi, jasa pendidikan, real estate, perdagangan besar dan eceran, pertambangan dan penggalian, administrasi pemerintahan,
konstruksi, jasa perusahaan, lapangan jasa usaha atau jasa lainnya, dan akomodasi.

“Tujuh lapangan usaha yang tumbuh positif antara lain, informasi dan komunikasi, jasa keuangan, pengadaan listrik, pengadaan air, industri pengolahan, jasa kesehatan dan pertanian,” tambahnya.

Kata Ateng, imbas covid menguatkan sektor informasi dan komunikasi di Sulut. Sebabnya yaitu dilakukannya sejumlah pertemuan virtual oleh institusi maupun keluarga. (gtg)

Jangan Lupa di Bagikan !

Author: Ronald Ginting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *