159 views

Pemkab TALAUD Berhasil Tangani Covid-19, Pemerintah pusat berikan Dispensasi

Talaud Suluttimes.com, Penilaian pemerintah pusat dalam penanganan pencegahan virus corona (COVID-19) di Sulawesi Utara(Sulut), merupakan suatu ukuran keberhasilan.

Dimana, dari 15 Kabupaten Kota di Sulut hanya 2 kabupaten yang diberi dispensasi khusus dari pemerintah pusat untuk menggelar sekolah tatap muka, Kedua daerah tersebut yakni Kabupaten Talaud dan Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel).

Kemudia, dikatakan Bupati Talaud, dr. Elly Engelbert Lasut(E2L) yang didampingi Wakil Bupati Drs. Moktar Arunde Parapaga (Mantap), Sekda Ir. Adolf Binilang, Asisten I Drs. Daud Malensang saat giat rapat bersama para Camat, Kepala Desa, Kepala Sekolah tingkat TK/PAUD, SD, SMP, dam Kepala Puskesmas se-Kabupaten Talaud di pendopo rumah dinas Bupati, (21/8/20).

“Karena Kabupaten Talaud salah satu daerah terbaik penanganan COVID-19 di Sulut, sehingga diberi kewenangan untuk buka sekolah dan bertatap muka langsung dengan guru dan murid,” pungkas E2L dengan gembira.

Kemudian, sebelum pembukaan sekolah tentunya setiap sekolah wajib menyiapkan semua fasilitas penunjang sesuai protab kesehatan.

Khususnya masker dan tempat cuci tangan bagi guru dan siswa demi mencegah virus corona dalam proses belajar mengajar berlangsung.

Pertemuan tersebut untuk memastikan dukungan semua elemen dalam pelaksanaan sekolah tatap muka dengan mengedepankan protap kesehatan.

Kendati wilayah Talaud sudah dianggap aman dari ancaman COVID-19, pemerintah daerah tetap mengedepankan pelayanan kesehatan sesuai protap demi menghindari kejadian yang tak diinginkan.

Selain itu kata E2L, Satgas pencegahan COVID-19 penting dibentuk dalam memutus mata rantai penularan virus corona dilingkungan sekolah.

Dimana murid harus memperhatikan penggunaan masker, cuci tangan, serta menjaga jarak sesuai protap.” Satgas COVID-19 harus dibentuk disetiap sekolah demi pencegahan corona” imbuh Lasut.Sehingga itu, seluruh stakeholder berkepentingan wajib melakukan pengawasan ekstra ketat dalam urusan pencegahan corona yang sewaktu-waktu bisa membahayakan.

Khususnya para camat dan kepala puskesmas wajib mengawasi kegiatan belajar-mengajar disetiap sekolah sesuai wilayahnya masing-masing.” Jangan sampai kecolongan, kita harus bekerja keras mengawasi jalannya proses belajar mengajar di daerah ini,” tegas orang nomor satu di tanah Prodisa

E2L juga mengingatkan para kepala sekolah, agar selalu memberi edukasi kepada anak-anak soal protokol kesehatan dan pola hidup sehat.” Dukung semangat belajar anak-anak sekolah. Kelak anak-anak kita bisa menyelesaikan studi dengan baik dan berguna bagi bangsa dan negara,” ajak E2L

Diketahui, jumlah guru SMP 321 orang, guru SD 821 orang, guru TK 167 orang. Dan jumlah siswa, yakni tingkat SMP berjumlah 4.574 siswa, Tingkat SD 8.828 siswa, dan tingkat TK 1.886 siswa.

Jangan Lupa di Bagikan !

0 0

Author: Melky Bidu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *