83 views

UMP Sulut 2021 Tidak Bisa Turun dan Mungkin Sama dengan 2020

Oleh: Ronald Ginting

Sulut Times, Manado – Dewan Pengupahan Nasional belum lama ini baru menyelesaikan rapat konsolidasi membahas Upah Minimum Provinsi (UMP) 2021. Salah satu poin dari rapat tersebut yaitu mengembalikan ke daerah untuk menetapkan UMP.

Poin lainnya yaitu daerah diminta mempertimbangkan kondisi perekonomian yang terkontraksi akibat pandemi covid-19 selang tujuh bulan terakhir ini. “Jadi hasil rekomendasi rapat konsolidasi tersebut menyatakan kemungkinan besar UMP 2021 tak akan naik, termasuk di Sulut,” papar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut Erny Tumundo, hari ini.

Dijelaskan Erny, jika mengacu PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan, UMP tahun depan tak naik malahan turun. “Pasalnya, mengacu rumus pertumbuhan ekonomi ditambah inflasi dikali UMP tahun berjalan. Kita ketahui angka pertumbuhan ekonomi dan inflasi turun,” sebutnya.

Karena itu, tambahnya, rekomendasi dewan pengupahan nasional menyebutkan UMP tidak naik dan tidak boleh turun.

“Dewan Pengupahan Provinsi Sulut masih akan rapat membahas mengenai UMP ini, sambil menunggu terbitnya Permenaker, dan sebelum akhir Oktober ini akan menyerahkan rekomendasinya kepada Gubernur,” ucapnya.

Erny bilang pengumuman UMP akan dilaksanakan pada 2 November mendatang dan serentak se-Indonesia.

Di satu sisi, rekomendasi dewan pengupahan nasional tetap memberi keuntungan bagi pekerja di daerah ini, mengingat selama ini nominal UMP Sulut terbesar ke-3 di Indonesia.

(gtg)

Jangan Lupa di Bagikan !

0 0

Author: Ronald Ginting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *