Keluarga Diego Mamahit Tetap Berharap

Sulut Times, Manado : Salah satu putra Sulawesi Utara, turut menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Sabtu (09/01/2020) di perairan Kepulauan Seribu.
“Pada dasarnya kami tetap percaya bahwa Diego pasti selamat, Tuhan baik, Diego orang baik, dia sayang sama keluarganya, dia sayang sama kita semua. kami percaya sampai detik ini, kami percaya Diego selamat,” kata kakak kandung Diego, Christ di RS Polri, Jakarta Timur, Minggu (10/1/2021).


Bahkan saudara Diego, Audy Mamahit dalam akun media sosialnya berujar dan berharap, anak bungsu dari Tiga bersaudara dari pasangan Boy Mamahit dan Evie Tuerah tersebut dapat ditemukan dalam keadaan selamat.


Menurut paman dari sosok yang mengayomi istri dan seorang anak tersebut terpaksa pindah flight karena ingin masuk gereja Minggu (10/01/2020).


“Karena niatnya dia mau cepat pulang supaya besok bisa masuk gereja pagi. Kalau dia ambil flight malam ke Belitung, otomatis dia sudah tidak bisa pulang karena sudah tidak ada flight,” kata Pierre Patrick Pangemanan, Paman Diego.

Sementara itu, Tim pencari Sriwijaya Air SJ-182 dikabarkan menemukan serpihan pesawat di perairan Kepulauan Seribu, lokasi jatuhnya pesawat. Tim menyisir perairan menggunakan KRI Ciptadi dan KRI Bontang yang dijadwalkan bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada pukul 09.00 WIB

Jangan Lupa di Bagikan !

0 0

Author: REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *