87 views

PDAM Talaud Tidak Becus Di Tengah Pandemi Covid 19,Wabup Angkat Bicara

Talaud,Suluttimes.com Pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kabupaten Talaud kembali mempertontonkan ketidak becusan pelayanannya kepada masyarakat dalam mensuplay pasokan air bersih, padahal diketahui saat ini masyarakat kabupaten Talaud sementara dirundung kecemasan dalam menghadapi bahaya pandemi Covid-19 yang kian mencekam, dimana sekira telah ada empat orang warga Talaud yang diduga tewas dan menjadi korban keganasan wabah tersebut diawal tahun 2021 ini.

Hal ini membuat Wakil Bupati kepulauan Talaud, Drs. Moktar Arunde Parapaga saat dihubungi wartawan Suluttimes.com (11/01/2021) angkat bicara dan mempertanyakan ulah dari manajemen pihak PDAM Talaud yang dinilai tak memiliki itikat dalam mendukung upaya pemerintah daerah yang kian getol melawan penyebaran ganasnya virus varian baru bari Covid-19 dengan menggalakkan hidup sehat dan menerapkan secara ketat protokol kesehatan (Prokes) diantaranya adalah Mencuci Tangan sehingga keberadaan pasokan air bersih menjadi sangat vital dan dibutuhkan masyarakat saat ini“Kami akan segera memanggil pihak manajemen PDAM untuk mempertanggung jawabkan hal ini, karena ini sudah menyangkut keselamatan masyarakat,”. Ujar Parapaga terdengar marah dan kecewa

Wabub menambahkan bahwa pemerintah daerah sudah sejak awal sangat berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang hari ini virus tersebut diketahui telah memiliki varian baru yang lebih mematikan sehingga dihimbau kepada siapapun untuk terus mentaati anjuran pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan

Disi lain Dirktur Eksekutif, Direktorat Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional di kabupaten kepulauan Talaud, Haryono Bowonseet saat dihubungi (11/01), menyatakan bahwa semestinya pihak PDAM sebagai Perusahaan Daerah (PD) yang mengelola uang Negara dan Daerah harus menyadari benar akan kedudukannya sehingga tidak boleh ada pengabaian sedikitpun tehadap kepentingan publik apalagi ini sudah menyangkut keselamatan masyarakat.“Hari ini korban jiwa akibat pandemi Covid-19 telah beerjatuhan dan pemerintah telan menyatakan bahwa keselamatan rakyat adalah hukum yang tertinggi, dan pihak PDAM sudah sering kali abai dengan terus berulah maka demi keselamatan rakyat, kali ini kami mendesak kepada Pemerintah Daerah untuk segerah mengambil langkah tegas dalam mengevaluasi manajemen PDAM yang kami nilai tak becus bahkan terkesan mengabaikan keselamatan publik diera pandemi”. Ujar Bowonseet dengan nada gusar

Bowonseet menambahkan bahwa tidak ada alasan dari pihak PDAM untuk tidak mendukung upaya pemerintah daerah dalam memerangi pandemi Covid-19 karena sampai saat ini wabah tersebut masih menjadi momok menakutkan yang mengancam keselamatan masyarakat Talaud.“PDAM itu tidak boleh menjadi seperti “Kucing Tuli” dengan menutup mata dan telinga saat keberadaan masyarakat terancam pandemi, karena ini bisa berubah menjadi malapetaka. Dan sekali lagi kami tekankan bahwa tidak ada alasan bagi pihak PDAM untuk tidak mendukung upaya pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan warga dari ancaman wabah Covid-19 dan kelalaian dari pihak PDAM kabupaten Talaud dalam menjamin pasokan air bersih di tengah pandemi sangat berakibat fatal bagi kehidupan masyarakat yang ada di Talaud khususnya Melonguane”. Ujar Bowonseet berjanji akan membawa kasus tersebut ke DPRD dan Bupati Talaud bahkan bila perlu sampai keranah hukum.

Sementara itu Dirut PDAM kabupaten Talaud, Wilson Tine saat dihubungi wartawan lewat sambungan ponsel di nomor 08218756xxxx untuk dikonfirmasi seputar informasi dari dugaan ketidak pedulian pihak PDAM terhadap kondisi masyarakat ditengah ancaman pandemi, bahkan dinilai bisa berujung malapetaka di Talaud, namun sampai berita ini ditayangkan yang bersangkutan belum bisah dihubungi untuk dikonfirmasi.

Jangan Lupa di Bagikan !

0 0

Author: Melky Bidu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *