oleh

Tersangka PP Alias Pitres Kasus Percobaan Pembunuhan, di Ancam Hukuman Penjara 20 Tahun

Talaud, Suluttimes.Com Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21. Kapolsek Beo Ipda Johan Atang melalui Kanit Reskrim Polsek Beo Bripka Osianto Sahabat, dan Banit Reskrim telah melakukan tahap II atau Pelimpahan Kasus Percobaan pembunuhan dengan rencana atau percobaan pembunuhan atau penganiayaan berat dengan tersangka PP alias Pitres ke JPU Kejari Kepulauan Talaud Komang Tirta Wati, S.H, Rabu (25/8/2021).

Kapolres Kepulauan Talaud melalui Kapolsek Beo Ipda Johan Atang menjelaskan kronologis kejadian menurut keterangan saksi perempuan Agustina Tempo bahwa pada Sabtu (26/6/2021) di desa Awit, Kecamatan Beo Utara sekira pukul 18.30 wita saksi pergi ke rumah Keluarga Pasiak – Tumade untuk mengobati mata saksi dan pada saat sedang berada di dalam rumah saksi mendengar ada teriakan orang yang meminta tolong, karena penasaran saksi keluar rumah kearah teriakan tersebut, dan di dapati korban sudah jatuh tersungkur ke tanah dimana hampir seluruh tubuh korban penuh dengan darah dan saat itu juga saksi melihat lelaki PP (tersangka) sedang mengejar korban sambil memegang sebilah pisau.

Baca Juga  Selain Masker, Danlanal Melonguane Salurkan Bantuan Gapura Desinfeksi Karya Prajurit

Melihat kejadian tersebut saksi berteriak dan memarahi tersangka dan kemudian tersangka langsung pergi kembali kerumahnya. Setelah itu saksi di datangi beberapa warga dan langsung melakukan pertolongan terhadap Korban dan membawanya ke puskemas Lobbo.

Dikatakan Kapolsek bahwa akibat dari penganiayaan tersebut korban mengalami luka sabetan di bagian leher dan luka tusuk di bagian dada sebelah kiri korban yang adalah Ayah kandungnya.

” Akibat dari penganiayaan tersebut korban mengalami luka sabetan di bagian leher dan luka tusuk di bagian dada sebelah kiri korban,” pungkas Kapolsek.

Kasus Penganiayaan ini diduga Akibat
Pelaku sudah dalam kondisi mabuk akibat dipengaruhi oleh minuman Keras sehingga Tega Menganiaya Ayah Kandungnya dengan sajam.

Baca Juga  Pelantikan 59 Pejabat, E2L Ingatkan Jangan Ada ASN Yang Terlibat Dalam Politik Praktis

” Tersangka dijerat dengan pasal 340 jo 53 ayat 1 subs.Pasal 338 jo 53 ayat (1) lebih subs.Pasal 354 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun, ” tandas Atang.

Komentar