Maria Siby, SDN 1 Kota Bitung Pembelajaran Tetap Ke Aturan Dinas Pendidikan Terkait PTM Terbatas

SULUTTIMES.COM, Bitung — Kepala Pendidikan sekolah Maria Siby SDN 1 Kota Bitung, ketika di wawancarai awak media terkait PTM Terbatas tetap mengacu ke aturan Pemerintah tentang penerapan Prokes di sekolah dari Kepala Dinas Julius Markus Ondang, S. Pd, M.Si, Selaku Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Bitung, di ruangannya kemarin Selasa (12/10/2021).

Maria Siby, mengatakan tetap sekolah kita harus mendukung dan menerapkan aturan yang berlaku oleh pemerintah untuk mendorong pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, dengan ini tetap menjalankan protokol kesehatan.

Terkait peningkatkan serta memberikan pembelajaran yang maksimal terhadap siswa didik tentunya sekolah wajib di utamakan sehingga program wajib belajar dapat terlaksanakan dengan baik.

Adapun pembelajaran di sekolah tetap memakai sesi apa lagi kalau jumlah murid melebihi dari yang ditentukan oleh Dinas Pendidikan maka dijadikan 3 sesi dalam pembelajaran, dirinya mengatakan, “Di sekolah kita hanya kelas 6 yang lebih dari jumlah sehingga bukan hanya dua sesi saja tetapi tiga sesi yang kita terapkan dalam pembelajaran, dampaknya kepada guru-guru kalau lalu sebelum pandemi covid19 hanya satu kali menerapkan materi kepada murid di kelas, kalau sekarang sampai dua sesi dan tiga sesi, “terang Siby.

Inilah sepintas kata Kepala SDN 1 Kota Bitung Maria Siby, Spd, Mpd kepada awak media, di sela-sela kesibukan diruangannya, saat di tanyakan mengenai pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas Maria Siby menyampaikan, “Pada awalnya ada kesulitan namun dapat kita atasi, karena tidak semua siswa mempunya hp android,” sebutnya.

Maria Siby menambahkan terkait tiga sesi dalam penerapan disekolah SDN 1 Kota Bitung dirinya mengatakan, “Pertama jam 08 pulang jam 09 15 kemudian sesi kedua 10 pulang jam 11 15 kemudian sesi ke tiga 12 pulang jam 1 lewat 15, kalau mereka sudah mengerti dalam hal ini maka tidak akan terjadi penumpukan karena dengan penerapan ini ada rentan waktu yang sudah di atur,” ujarnya.

Lebih lanjut lagi, ‘Saat ini kegiatan wajib belajar, PTM terbatas dilaksanakan secara tatap muka dia menyebutkan, “Dengan tatap muka terbatas ini dilakukan sampai dua rombel, adapun siswa sampai melebihi dengan jumlah 50 maka akan dibuat tiga sesi, standarnya 16 ada 14, sampai 18 siswa untuk satu sesi,”sebut Siby.

Terkait syarat guru-guru di vaksin, di SDN 1 Bitung sudah terlaksana sembilan puluh persen dengan baik tinggal satu dua orang yang belum.

Untuk pelaksanaan vaksin, disekolah sudah 99% guru-guru sudah di vaksin tinggal satu dua guru yang belum divaksin,”

Penerapan protokol kesehatan di sekolah SDN 1 Bitung dia mengatakan, “Ini sudah disosialisaikan, tetap mengacu ke protokol kesehaatan pertama memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dalam pembelajaran kita sudah atur tempat duduknya dengan menjaga jarak selama dalam pembelajaran,” terang Siby.

Harapan saya semoga tatap muka ini akan berlangsung terus, agar anak-anak akan belajar secara opjektif, secara baik dan bisa mengerti apa yang diterima diharapkan juga akan kembali seperti sedia kala,” tutupnya.

FerryM

Jangan Lupa di Bagikan !

Author: Ferry Mamangkey

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *