oleh

Lahan “Tabiar” Pemdes Maumbi Jadikan Lokasi Kuliner

Suluttimes.com, AIRMADIDI -Genggam juara III Wisata Kuliner Trisakti Tourism Award diikuti ratusan Desa dari berbagai Provinsi di Indonesia, berangsung di Jakarta beberapa bulan lalu.

Pemerintah Desa Maumbi yang berada di Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diraih, bahkan berinisiatif mengembangkan pontensi-potensi yang ada di masyarakat, salah satunya dagangan kuliner kearifan lokal.

Tak heran, lahan tabiar yang berada tepat di depan areal Taman Makam Pahlawan Maria Walanda Maramis akhirnya dijadikan lokasi kuliner.

Lahan Tabiar yang dijadikan Pemdes Maumbi Lokasi Wisata Kuliner ( Foto : Dewi)
Lahan Tabiar yang dijadikan Pemdes Maumbi Lokasi Wisata Kuliner ( Foto : Dewi)

Hal ini mendapat dukungan anggota Fraksi PDIP DPRD Minut Novie Paulus.
Menurut Novie sapaan akrabnya, kalau lahan tersebut ditata dengan baik, dan terlihat asrih,
juga tidak menggunakan badan jalan, justru sangat menarik perhatian.

Baca Juga :

“Jalur utama Minut-Bitung ini kan banyak dilalui pengguna jalan. Saya pribadi sangat mendukung, asalkan dagangan di lokasi ini tertata rapih, khalayak yang lalu lalang di jalur ini pasti tertarik sekedar mampir. Ini jelas menambah pendapatan masyarakat,” timpal Novie sembari mengapresiasi Pemdes Maumbi.

Baca Juga  SGR Peduli, Turun Langsung Salurkan Bantuan Bagi Korban Musibah Kebakaran

Terpisah, PJ Hukum Tua Desa Maumbi, Johni Tanod, S.Sos sangat merespons aspirasi masyarakat. “Desa Maumbi terkenal dengan biapong, tidak salah kalau masyarakat terinspirasi untuk membangun tugu Biapong di Desa Maumbi sebagai icon wisata. Halnya Desa Kawangkoan, Minahasa dengan tugu Kacang, karena terkenal dengan kacangnya,” ujar Tanod berharap ada bantuan alat pembuat biapong bagi kelompok UMKM kuliner kue biapong.

Perihal lokasi kuliner depan TMP MW Maramis yang akan ditempati masyarakat, khusus pedagang menurut Kumtua sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak. Termasuk gagasan bazar kuliner dari Ketua BPD sekaligus TA Bupati bid Pembinaan Sosial Kemasyarakatan F.H. Warokka, SH, MSi.

Selain lebih memperkenalkan TMP Maramis, khusus warga pendatang, perlu ada sesuatu sebagai daya tarik agar pengguna jalan bisa berhenti. “Untuk itu, lahan yang tidak seberapa ini akan ditata dengan baik sebagai tempat jajanan kuliner,” timpal Kumtua didampingi Sekretaris Desa, Leonardo Moray.

Ditambahkan Sekdes, lokasi kuliner ini dibuka pukul 10.00 WITA, dimulai, Jumat (26/11/21) sampai akhir tahun. (dw/st)

Jangan Lupa di Bagikan !

Komentar