oleh

Pulau Lihaga Adalah Harta Warisan Takumangsang Telah di Manipulasi Mafia

Minut, SULUTTIMES.COM — Diduga terkait Pulau Lihaga sudah beberapa tahun ini menjadi polemik antaran ahli waris dengan mafia tanah, menurut ahli waris Karel Lefard Takumangsang bahwa pulau Lihaga tersebut adalah milik Keluarga Takumangsang selama ini keluarga belum pernah menerima hak mereka karena sudah diambil orang lain, Senin (22/11/2021).

Pulau Lihaga tersebut, menurut Karel Takumangsang adalah milik mereka seluruhnya yang terletak di Desa Gangga Kecamatan Likupang Barat Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Pasalnya, sampai saat ini tanah milik Keluarga Takumangsang belum pernah dibayar namun sudah diduduki oleh pengusaha yang tidak tahu asal muasal dan pembelian lahan pulau Lihaga tidak dibeli dari keluarga Takumangsang sesuai ahli waris.

Menurut Karel Takumangsang yang adalah ahli waris dari keluarga Takumangsang, menerangkan kepada beberapa awak media katanya.

“Kasus tanah kita, di pulau Lihaga sudah beberapa kali saya menyurat ke Presiden RI baik ke Kepolisian pusat ke Kompolnas juga Polda Sulut. Tetapi tidak pernah ditindak lanjuti, adapun kasus yang saya laporkan adalah kasus penyuapan, penipuan, penggelapan terhadap kami keluarga, “sebutnya.

Baca Juga :

Tambahnya lagi, “Harta kami INI harta warisan bukan harta bawaan seperti yang diberitakan selama ini bahkan harta warisan ini sudah di rekayasa atau namanya manipulasi oleh oknum mafia tanah untuk dimenangkan di pengadilan, “ujar Karel.

Kasus ini saya sudah tempuh di PNPT maupun maupun Mahkama Agung, maupun pihak kepolisian tidak ada tidakan padahal kasus yang paling besar pidananya dan temuan saya itu disuap dan saya punya bukti karena saksinya juga di suap terkait tanah pulau Lihaga, “jelas Karel yang adalah ahli waris.

Adapun hal ini, sudah sampai ke pihak KPK TIPIKOR dalam hal ini untuk mendapingi akan kasus dari keluarga Takumangsang, Irma Tri Evianti mewakili KPK TIPIKOR mengatakan.

“Kami tidak main-main untuk itu kami akan kawal kasus tanah Pulau Lihaga agar tidak ada penyimpangan dan ini harus diproses secara hukum, kalau tidak bisa disini akan kami bawa kasus ini ke pusat dan kami sudah bertekad untuk mendampingi sampai dapat kebenarannya, “ucapnya.

Adapun kasus tanah ini dari pihak kuasa hukum Roy Rompis SH, juga angkat bicara terkait kasus lahan pulau Lihaga, katanya.

“Sampai proses kemanapun kami akan kawal keluarga Takumangsang terkait tanah Lihaga karena itu adalah hak dari keluarga Takumangsang ahli warisnya Karel Takumangsang untuk itu kami siap menempuh jalur hukum agar kebenaran akan ditegakkan di bumi nyiur melambai Sulawesi Utara, “ujar Roy Rompis SH.

Baca Juga  VAP Bantu Korban Kebakaran Rumah di Manado

(Red***)

Jangan Lupa di Bagikan !

Komentar