oleh

Kasus Pembunuhan di Danowudu, Tim Tarsius Presisi Gabungan Polres Bitung dan Polsek Maesa Berhasil Ungkap

Humas Polres Bitung – Tim Tarsius Presisi gabungan Polres Bitung dan Polsek Maesa berhasil mengungkap kasus Pembunuhan dan Pengeroyokan yang terjadi di kelurahan Danowudu kecamatan Ranowulu kota Bitung pada Sabtu (18/12/2021) dini hari sekitar pukul 01:15 WITA. yang akibat dari kejadian tersebut mengakibatkan korban inisial MK (56) warga setempat meninggal dunia dengan kondisi mengalami luka tusuk dibagian dada sebelah kiri dan luka tusukan di bagian paha sebelah kanan meski sempat mendapatkan penanganan medis di RSU Daerah Bitung.

Pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari pengaduan pihak pelapor pada tanggal 18 Desember 2021 yang kemudian Tim Tarsius Presisi gabungan Polres dan Polsek berhasil menangkap 4 pemuda terduga pelaku di rumahnya masing-masing, selang 3 jam setelah kejadian.

4 pemuda terduga pelaku warga kota Bitung tersebut masing-masing berinisial OOM alias Ortega (19) merupakan tersangka utama penikaman / pembunuhan, AT alias Aldo (18), LK alias Luki (19) dan SL alias Santos (20).

Baca Juga  Kapolda Sulut Tinjau Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS Kota Bitung

Dalam Konferensi Pers yang berlangsung di Mapolres Bitung hari ini Sabtu (18/12/2021) pukul 10:50 WITA. Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S. Irawan, S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan kasus tersebut disebabkan akibat pengaruh minuman keras (Alkohol) kemudian terjadi cekcok di tempat acara pernikahan yang berujung penikaman dan oengeroyokkan terhadap korban hingga tewas.

“4 pemuda terduga pelaku tersebut kita amankan di rumahnya masing-masing 3 jam setelah kejadian, yang salah satu merupakan tersangka utama penikaman / pembunuhan tersebut inisial OOM alias Ortega”, jelas Kapolres Bitung.

“Diketahui OOM alias Ortega merupakan residivis dari sejumlah kasus yaitu kasus pencurian Sepeda Motor, memiliki dan membawa senjata tajam tanpa izin serta penyerangan”, beber Kapolres Bitung.

Baca Juga  Peringati Hari Pangan Sedunia, Lomban Ajak Petani Lansia dan Generasi Milenial "Bertani Dengan Inovasi"

Lanjut Kapolres Bitung; Selain tersangka, kita juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau badik, dan 1 buah pelontar Panah Wayer.

“Kita juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau badik dan 1 buah pelontar Panah Wayer, yang diketahui sajam tersebut dibawa oleh para tersangka dari rumahnya sebelum mendatangi tempat acara”, ujar Kapolres Bitung.

Kapolres Bitung mengatakan dalam kasus ini para tersangka kita jerat dengan pasal sesuai dengan perannya masing-masing sesuai dengan Pasal 338 KUHP sub Pasal 170 ayat 1 dan 2 ke 3 KUHP sub Pasal 351 ayat 3 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

“Para tersangka kita jerat dengan pasal berlapis sesuai dengan perannya masing-masing dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan 12 tahun penjara”, tegas Kapolres Bitung.

Baca Juga  Jelang Verifikasi Akhir Adipura, Lomban Ingatkan Pengurangan Sampah

Lebih lanjut Kapolres Bitung mengatakan; Menyikapi kasus senjata tajam yang beberapa hari ini terjadi di wilayah kota Bitung hingga puncaknya dini hari tadi yang mengakibatkan korban jiwa, Polres Bitung sudah melakukan upaya Preventif (Pencegahan) yang dilaksanakan oleh Sat Binmas dan Polsek jajaran dengan mendatangi Sekolah-Sekolah memberikan bimbingan dan penyuluhan khususnya kepada generasi muda kota Bitung karena para pelaku tindak pidana rata-rata berusia 15 s/d. 30 tahun.

“Polres Bitung dan jajaran akan melakukan razia minuman keras (Alkohol), karena rata-rata tindak pidana disebabkan karena pengaruh minuman keras. Untuk itu kami minta dukungan dari semua pihak dalam kegiatan ini”, tutup Kapolres Bitung.

Komentar