oleh

Dansatrol Lantamal Wicaksono Tinjau Langsung Kedatangan Penumpang di Pelabuhan Bitung

Bitung, Suluttimes.com — Dansatrol Lantamal Vlll Manado, Kolonel Laut (P) Bayu Dwi Wicaksono, S.T., M.M., Tinjau langsung Pelabuhan Samudera Bitung, Rabu (22/12/2021).

Dengan ini Dansatrol Lantamal Vlll Manado Kolonel Laut (P) Bayu Dwi Wicaksono, S.T.,M.M., dalam Pengawasan di sejumlah simpul transportasi, seperti terminal pelabuhan penyeberangan dinilai perlu ditingkatkan saat periode libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Pantauan Awak Media di lapangan, Pengecekan kesiapan Operasi Lilin jelang masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), dihadiri Forkopimdan serta Stakeholder unsur pimpinan di Pelabuhan Samudera Kota Bitung.

Dalam kesempatan itu, Dansatrol Lantamal Vlll Manado, Kolonel Laut (P) Bayu Dwi Wicaksono, S.T., M.M., mengungkapkan bahwa, peninjauan langsung ini untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi pergerakan masyarakat di periode Nataru.

Oleh karenanya, Dansatrol Lantamal, ingin memastikan soal penerapan protokol kesehatan (prokes) agar tidak terjadi lonjakan laju pertumbuhan Covid-19 pasca-Nataru.

Tentunya ini harus kita persiapkan dengan baik. Kita antisipasi karena saat ini angka laju Covid-19 sudah bisa kita kendalikan dengan positivity ratenya di bawah 1. Pengalaman tahun lalu pasca-Nataru terjadi peningkatan dua kali lipat. Dan ini tentunya harus kita jaga, agar aktivitas mobilitas masyarakat tetap bisa berjalan. Namun disisi lain prokesnya harus kita pastikan dilaksanakan dengan baik,”Ucap Bayu Dwi Wicaksono, usai melakukan pengecekan di Pelabuhan Samudera Bitung.

Baca Juga  Lomban Resmikan Gedung Gereja GPDI Anugrah Waleleng Pinokalan

Saat mengecek Pelabuhan Samudera Bitung, Bayu Dwi Wicaksono, juga memantau pos pengamanan dan pos pelayanan bagi masyarakat yang hendak beraktivitas saat Nataru,”sebut Bayu Dwi Wicaksono, harus bekerja secara maksimal dalam memastikan pelayanan dan pengecekan terkait protokol kesehatan.

Dalam perjalanan Nataru, Bayu Dwi Wicaksono, menyebut, masyarakat harus mengikuti persyaratan yang ditentukan, mulai dari sudah vaksin dosis kedua dan menyertakan hasil negatif dari Swab Antigen ataupun RT-PCR. Serta Mendownload aplikasi peduli lindungi.

Apabila, masyarakat tidak dapat menyertakan hal itu, maka pos pelayanan yang ada, telah menyiapkan gerai vaksin dan gerai Swab Antigen. Bahkan, disediakan pula tempat isolasi sementara apabila didapatkan hasilnya positif.

Yang nantinya, setelah ditempatkan di isolasi sementara, warga akan diteruskan ke Rumah Sakit (RS) rujukan atau yang sudah disiapkan.

Jadi kita ingin memastikan bahwa seluruh persiapan dari pos pelayanan khususnya wilayah penyeberangan pelabuhan samudera Bitung dan Pelabuhan Ferry dalam keadaan siap dalam hal menghadapi meningkatnya mobilitas penumpang. Namun disisi lain kita juga meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan terhadap prokes,” ujar Bayu Dwi Wicaksono.

Dansatrol Lantamal., Bayu Dwi Wicaksono, berharap, dengan segala upaya keras dari seluruh pihak, maka lonjakan laju pertumbuhan Covid-19 setelah masa Nataru tidak mengalami peningkatan. Mengingat penanganan dan pengendalian yang baik,”Ucap Bayu Dwi Wicaksono, akan mempengaruhi pertumbuhan perekonimian di Indonesia.

Baca Juga  Kunker Bersama Forkompinda, Kajati Sulut Ingatkan Disinformasi UU Cipta Kerja

“Harapan kita di tahun depan, pertumbuhan ekonomi terus meningkat. Namun, disisi lain kita lihat ada varian baru dan kita harus waspada. Sehingga tentunya dua hal tersebut, bagaimana kita tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan. Namun disisi lain aktivitas masyarakat bisa kita berikan. Sehingga pertumbuhan ekonomi bisa berjalan, ini tetap kita bisa jaga dalam kondisi terkendali,” ucap Bayu Dwi Wicaksono.

Dia Juga Menambahkan, Tahun ini kita harus betul-betul waspadai. Sehingga angka Covid-19 bisa kita pertahankan. Dan pasca-Nataru jangan sampai naik lagi. Pelonggaran sudah diberikan. Sehingga aktivitas masyarakat kota Bitung Ini tentunya harus jadi perhatian kita bersama,” tutur Dansatrol Lantamal Bayu Dwi Wicaksono.

Pada kesempatan itu, Bayu Dwi Wicaksono, meminta agar pos pelayanan tidak hanya tersedia di area pelabuhan samudera Bitung. Namun, juga disiapkan di titik-titik terjadinya antrian masyarakat.

Bayu Dwi Wicaksono, juga menekankan untuk mewaspadai lonjakan penumpang di malam hari. Karena akan terjadi antrean panjang. Disitulah kesempatan rekan-rekan sambil menunggu antrian, rekan-rekan tanyakan sudah vaksin belum. Demikian juga persyaratan antigen ditanyakan betul,” ujarnya.

Lebih dalam, Bayu Dwi Wicaksono, menegaskan, kepada seluruh aparat gabungan yang dari TNI-Polri, Sat-Pol PP, BPBD, KSOP, KKP dan lain-lainya, untuk betul-betul melakukan akselerasi vaksinasi Covid-19. Lantaran, dari laporan yang diterimanya, masih ada beberapa kecamatan yang belum mencapai angka vaksinasi 70 persen.

Baca Juga  Djohns Sineri Minta, Aparat Hukum Usut Dana BOK Yang Ada di Puskesmas Kota Bitung

Bayu Dwi Wicaksono, juga menyampaikan, seluruh pihak harus bersinergi dalam melakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan. Kemudian, juga aturan dari tempat makan, tempat istirahat dan lokasi lainnya yang berpotensi jadi berkumpulnya masyarakat.

“Oleh karena itu cek sekali lagi aplikasi PeduliLindungi. Semua sudah terpasang apa belum dan kalau sudah terpasang pastikan aplikasi tersebut berjalan. Petugasnya paham, bagaimana cara untuk memanfaatkan aplikasi. Jangan hanya sekedar alat ada, aplikasi ada tapi kemudian tidak digunakan. Ini tolong cek satu-satu. Saya minta laksanakan cek and ricek. Sehingga kita yakin bahwa dalam beberapa hari mendatang yang kurang-kurang segera dilengkapi,”Tutup Wicaksono.

Untuk di ketahui Turut Hadir dan personil yang di turunkan di lapangan,

Dansatrol Lantamal Vlll Manado, Kolonel Laut (P) Bayu Dwi Wicaksono, S.T., M.M.

Dandim 1310/ Bitung Letkol Inf Benny Lesmana SE. M., Han.

Kapolsek Pelabuhan Samudera Bitung AKP I Wayan Budhiarta.

Kepala KSOP Kelas II Bitung, Stanislaus Wembly Wetik. SE. SH. MM.

GM PT ( Persero)  Pelindo IV Cabang Bitung Ramdan Affan KIAI Demak.

Ferry M

Komentar