oleh

Kejari Minut Gelar Ibadah Pohon Terang Bersama

Suluttimes.com, AIRMADIDI -Perayaan Natal jajaran Kejaksaan Negeri Minahasa Utara (Kejari Minut) berlangsung hikmah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dilaksanakan, Rabu (29/12/21).

Ibadah pohon terang Korps AdyĆ ksa di tahun 2021 ini mengangkat tema ‘Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Rasa Persaudaraan’.

Ibadah dipimpin Pdt Steven Rumondor STh, dihadiri Kajari Minut, Fanny Widyastuti SH MH, para pejabat serta keluarga besar lingkup Kejari Minut, Kepala BPBD Minut Ir Jofieta Supit.

Dalam khotbahnya, Pdt Steven Rumondor mengingatkan kembali pentingnya toleransi dalam mempererat tali persaudaraan di masyarakat. Menurutnya, Cinta Kasih yang dikenal umat Kristiani tidak memandang latar belakang. Demikian Kasih ini benar-banar harus nampak dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam ucapan maupun perbuatan. “Kita tidak hidup sendiri, ada keluarga, ada tetangga, bersosialisasi antar sesama. Sehingga sangat penting tali persaudaraan ini bisa terus dijaga, dipelihara, jadikan ini bagian hidup orang percaya sebagaimana diajarkan Yesus,” ujar Pdt Rumondor mengingatkan.

Baca Juga  VAP-HR Bersama SGR-NAP Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Sementara Kajari Minut, Fanny Widyastuti SH MH mengawali sambutannya mengakui perayaan Natal kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Apalagi ditengah pandemi Covid, ada pembatasan dalam menerapkan kebijakan pemerintah, termasuk acara Natal juga tetap mematuhi Protokol Kesehatan. “Sekalipun ada pembatasan akibat Pandemi, namun tidak mengurangi makna dari Perayaan Natal. Kami bersukur atas Kasih dan kemurahan Tuhan, keluarga besar Kejaksaan Negeri Minahasa Utara hari ini bisa melaksanakan ibadah Natal. Sesuai tema Natal di tahun 2021, membuat kami semakin kuat, kendati ada perbedaan keyakinan. Kita tetap satu menjalakan visi-misi yakni tugas dan pengabdian melayani masyarakat,” tegas Kajari Minut, sembari mengajak seluruh yang hadir untuk tidak mengabaikan anjuran pemerintah perihal Prokes di berbagai aktivitas.

Baca Juga  Lomban dan Gobel Buka Festival Walima, Bitung Kota Majemuk yang Toleran

Usai ibadah, dirangkaikan dengan pembagian bingkisan dan doorprice. (dw/st)

.

Komentar