oleh

Universitas Pertamina Terima Hibah Peranti Dari Perusahaan Ternama, Siapkan Lulusan Cerdas Digital

Sulut Times, Jakarta, 31 Desember 2021 – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memproyeksikan lifting minyak bumi menembus 660.000 barel minyak per hari (Barrel of Oil Per Day/BOPD) atau 93,6 persen dari target APBN. Sementara itu, lifting gas bumi diperkirakan akan mencapai angka 5.505 juta standar kaki kubik per hari (Million Standard Cubic Feet per Day/MMSCFD) atau 97,5 persen dari target APBN.

Untuk mencapai target produksi migas, salah satunya dengan mengoptimalkan digitalisasi. Hasil riset SKK Migas bekerja sama dengan The Professional Petroleum Data Management Association (PPDM Association) menyebutkan, suatu blok Migas dengan nilai aset US$ 470 miliar, memiliki nilai data mencapai US$ 155 miliar. Artinya, keberhasilan bisnis migas sangat dipengaruhi oleh data.

Baca Juga  Universitas Pertamina Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Putus Kuliah Akibat Pandemi

Sebagai kampus teknologi dan bisnis energi unggulan, Universitas Pertamina menyiapkan lulusan yang cerdas digital (digital savvy) di bidang energi. “Kurikulum di Universitas Pertamina telah disesuaikan dengan perkembangan industri migas. Sehingga, para lulusannya dapat memenuhi standar dan kualifikasi sebagaimana diharapkan perusahaan migas,” ujar Dr. Ida Herawati, Ketua Program Studi Teknik Geofisika Universitas Pertamina dalam wawancara daring, Rabu (29/12).

“Misalnya di mata Kuliah Geofisika Reservoir, Evaluasi Formasi, dan Interpretasi Data Seismik, mahasiswa terbiasa menggunakan peranti lunak yang menunjang pembelajarannya. Untuk memahami komputasi secara umum dan mendalam, mahasiswa juga diwajibkan mengambil Mata Kuliah Pemrograman Komputer serta Mata Kuliah Sains Data dan Pembelajaran Mesin,” lanjut Ida.

Komentar

News Feed