Ditkrimsus Polda Buru Perusahaan Besar Pemasok Sianida di Sulut

Sulut Times,Manado : Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditrkrimsus) Polda Sulut melalui Subdit Indagsi baru-baru ini menggerebek satu gudang di Minahasa Utara, yakni milik PT KSM pada tanggal 3 Februari tahun 2022.

Saat ini penyelidikan mulai dilakukan terkait dugaan tindak pidana di bidang perdagangan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 106 UU Nomor 7 Tahun 2014.

Saat diperiksa, polisi menemukan bahan kimia di Gudang PT KSM di Minahasa Utara berupa Sianida (CN) jumlah 174 kaleng, Jin chan 10 karung, Caustic soda flakes 20 karung, Corrosive jumlah 19 galon, Hidrogen poroxide jumlah 19 galon.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulut Kombes Pol Nasriadi mengatakan, setelah dilakukan pengecekan ternyata perusahaan tersebut hanya memiliki SIUP Umum dan beralamat di Kalimantan Barat.

“Terutama Sianida, yang dimana ada aturan mengenai peredarannya karena bahan kimia tersebut tidak diproduksi di Indonesia yang hanya bisa masuk melalui importir terdaftar,” beber Nasriadi, Sabtu (12/02/2022).

Selain itu, harus melalui badan usaha yang terdaftar di BUMN yaitu Pusat Perdagangan Indonesia (PPI) kemudian disalurkan ke distributor Bahan Berbahaya (B2) yang terdaftar.

“Setelah itu disuplai kembali ke pengecer B2 yang berada di provinsi maupun kabupaten dan harus memiliki ijin usaha Bahan Berbahaya atau ijin usaha Khusus yang tidak sama dengan ijin usaha umum,” terangnya.

Lanjut dia, bicara soal Sianida, hal itu telah diatur dalam PP nomor 5 tahun 2021 dan masuk dalam bahan beresiko tinggi yang terkait dengan aspek kesehatan, lingkungan, pengendalian atau pengadaan sumber daya bahan-bahan lainnya sesuai dengan kegiatan sebuah usaha.

“Kami akan mencari perusahaan besar yang menyuplai Sianida ini dan akan terus berkoordinasi dengan ahli perdagangan dari Provinsi Sulut,” jelas.

Nasriadi juga menjelaskan, Sianida adalah bahan campuran kimia yang digunakan untuk memisahkan material seperti tanah atau bebatuan maupun bahan kimia-kimia lainnya sehingga mengeluarkan emas.

“Kami sinyalir Sianida ini digunakan untuk pertambangan emas di Sulut baik itu di perusahaan maupun tambang rakyat,” tandasnya.***

(Visited 9 times, 1 visits today)

Komentar