oleh

Murah dan Nyaman, “Home Stay” Bisa Dijadikan Referensi Wisatawan

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Salahuddin Uno ikut menghadiri seminar ‘Peningkatan Pengelola Homestay” Desa Wisata di Kawasan (DPSP), saat kunjungan kerja di Likupang, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dalam rangkaian agenda ivent internasional W20, 14-16 Februari 2020.

Sandiaga Uno disambut Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, Wabup Kevin Lotulung, Kadis Parawisata Sulut DR Henry Kaitjili, SH, Koordinator Area II Hendri Karnoza, pejabat lingkup pemkab Minut, unsur Fokopimda, Guru Besar Universitas Sam Ratulangi Prof. Winda Mingkid, GM Hotel Sintesa Peninsula Putu Anom dan Dosen Politeknik Manado, Benny Towoliu, SE Mpar.

Menparekraf, Sandiaga Uno sangat mengapresiasi diadakannya seminar bertajuk ‘Peningkatan Tata Kelola Homestay’. Bahkan akan terus mendorong pengembangan sektor parowisata di Kabupatèn Minahasa Utara, secara umum di Sulawesi Utara.

Baca Juga  Mantan Wakil Walikota Manado Tutup Usai

Sementara Bupati Joune Ganda mengatakan dengan ditetapkan Likupang sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) oleh pemerintah pusat Dengan begitu, daerah Minahasa Utara akan menjadi referensi tujuan wisata, salah satu dari sejumlah daerah di Indonesia. “Wilayah Kabupaten Minahasa Utara menjadi daerah transit yang diapit dua kota, Manado dan Bitung. Kota Manado dengan bandara Internasional Samratulangi, kota Bitung dengan pelabuhan Samudera, Hub Port Internasional, peti kemas (Kontainer). Ini menguntungkan daerah Minut,” sebut Joune Ganda.

Kondisi ini, juga ditetapkan DPSP sebut Joune Ganda akan memacu berbagai elemen, seperti pemerintah memberikan ruang dan kemudahan bagi pelaku usaha untuk berinvestasi, termasuk masyarakat atau penduduk yang tinggal sekitar lokasi wisata, bisa dipersiapkan àtau konsepkan ruang-ruang huni untuk disewakan (homestay).

Baca Juga  Insentif Tenaga Kesehatan Sulut Segera Cair

“Terbukanya kawasan DPSP, bakal hadir hotel-hotel, resort, guest house, villa, salah satunya “home stay” dijadikam referensi atau pilihan para wisatawan. Contohnya, jika fasilitas kamar yang murah,” tambah Joune Ganda. (dw/st)

Komentar