oleh

Polres Minut Ungkap Empat Kasus, Dua Kasus Naik Tahap Sidik

Suluttimes.com, AIRMADIDI -Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo SIK, melalui Wakapolres Kompol Hans Biri beberkan dua kasus yang telah dinaikan status ke tahap penyelidikan (Sidik) dari empat kasus medio Januari hingga minggu pertama Februari 2022.

Empat kasus yang ditangani Polres Minut yakni, Penganiayaan berujung kematian, Perkelahian siswa SMP di Airmadidi, Kasus Pencabulan dan Pencurian.

“Dua Kasus dinaikan status ke tahap penyidikan dari empat kasus yang ditangani. Tepatnya, dua kasus clear dimediasi berakhir damai alias tidak diteruskan oleh para pihak,” jelas Wakapolres Hans Biri, didampingi Kasat Reskrim AKP Fandy Bau SIK, serta Kasubag Humas AKP E Firdaus dalam press conference di Mapolres Minut, Jumat (11/02/22).

Baca Juga  VAP Imbau Jaga Toleransi Jelang Ramadhan

Diuraikan Wakapolres, kronologi kasus pertama bulan Januari 2022 di Desa Kokoleh, Kecamatan Likupang Selatan (Liksel) Tersangka MT alias Tisen dengan badik menikam korban Felix Toreh hingga meninggal. Tersangka dijerat Pasal 338 KUHP.

Kasus kedua kejadian 29 Januari 2022, perkelahian antar siswa SMP. “Sempat viral di media sosial. Dalam penanganan, kami mediasi melibatkan Balai Pemasyarakatan (Bapas), termasuk pihak keluarga yang berakhir damai. Dibuatkan perjanjian yang ditandatangani siswa yang bertikai,” urai Wakapolres.

Kasus ketiga kejadian tanggal 2 Februari 2022 di Kecamatan Kema. Dugaan percabulan dilakukan terangka inisial AL terhadap dua siswi SD dibawah umur. Tersangka dijerat Pasal 82:1 UU No 17 tahun 2016, ancaman 15 tahun penjara, dengan denda Rp5 miliar. “Kasus ini, kami libatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Minut untuk mendamping para korban. Tersangka sudah ditahan, berkasnya segera dilimpahkan ke Kejari,” tambah Kasat Reskrim, Fandy Bau.

Baca Juga  VAP Sisir Kawasan Pasar 45

Terakhir kasus pencurian anjing peliharaan milik Rivaldo Senduk, peristiwa 18 Januari 2022 di Kecamatan Kalawat. Diduga dilakukan empat tersangka tercatat warga Karombasan, Kota Manado, inisial AS alias Andi, SM alias Stenly, SL alias Linting dan HR alias Rumimpunu. “Para tersangka terjerat Pasal 364 KUHP dan dikenakan wajib lapor proses pemberkasan. Jika sudah lengkap, berikut tersangka akan diserahkan ke kejaksaan,” tegas Fandy Bau notabene mantan Kasat Narkoba Polres Minut. (dw/st)

Komentar