oleh

Tambang Pasir di Kota Bitung Segala Surat Lengkap ini Kata Buang Ngantung

Bitung, SULUTTIMES.COM – Terkait ijin pertambangan, yang dimiliki oleh Julias Kansil Ngantung yang disebut Izin Usaha Pertambangan IUP dan Wilayah Izin Usaha Pertambangan WIUP yang telah disetujui keputusan oleh Pemerintah Propinsi dan Pusat, Pemerintah Kota Bitung dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah mengeluarkan rekomendasi kepada Julias Ngantung untuk beroperasi tambang galian pasir, dan awak media diberikan keterangan di kediamannya, Senin (31/01/2022).

Berdasarkan surat keputusan, dari Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey terkait persetujuan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) tentang, bantuan kepada Julias Kansil Ngantung panggilan hari-hari Buang ternyata suratnya lengkap, Dinas Lingkungan Hidup DLH kota Bitung Sadat Minabari, SIK, MSi telah mengeluarkan pengumuman rekomendasi UKL dan UPL dengan Mengisi Formulir Permohonan Rekomendasi Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup-Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL dan UPL) tersebut.

Baca Juga  Tim Resmob Polsek Maesa Bekuk Residivis Curanmor Yang Viral di Medsos

Informasi Peruntukan Lahan (IPL), Persetujuan Prinsip/Rekomendasi Rencana Kegiatan. Syarat-syarat semua ini telah dilengkapi dan dipenuhi oleh Julias Kansil Ngantung sebagai mana aturan yang berlaku dan Julias Kansil Ngantung adalah penduduk asli Kota Bitung, yang bergerak di CV PINKY bertempat di Manembo-Nembo Tengah Kecamatan Matuari Kota Bitung.

Ngantung menjelaskan ke awak media tandasnya,” Dan perlu juga di ketahui. Saat ini dari kementrian ESDM sedang ada perubahan aturan dan perijinan… Jadi saat ini sedang meng up grade.. kembali Perubahan dari 2021 ke 2022 Dan ketentuan perijinan sudah ditetapkan oleh Kementerian ke saya, inipun juga yang diinformasikan Kementerian ke saya, agar bisa beroperasi dan memenuhi standar peraturan yang ada,” Ujarnya.

Baca Juga  Kasus ke Tiga Pemuda di Jalan 46 Tidak Ada Unsur Curanmor, Bukti Tidak Kuat

Dengan ini telah di jawab oleh Kementerian terkait izin OPK Ngantung menyatakan,” Ijin OPK sementara berproses pengurusan dari kementerian ESDM terkait surat saya yang ada. Karena aturan pemerintah untuk update lagi ijinnya agar tetap beroperasi dengan baik di tahun 2022 ini” tandas Ngantung.

Adapun semua surat keputusan maupun rekomendasi yang didapat oleh Buang panggilan hari-harinya, dengan nama lengkap Julias Kansil Ngantung dalam hal ini Buang menyebutkan ke awak media,” Sepertinya, saya dipersulit dalam mengelolah tambang pasir di kota Bitung padahal semua surat saya lengkap baik itu IUP dan WIUP yang dikeluarkan oleh Gubernur Olly Dondokambey, serta pengumuman rekomendasi UKL, UPL yang dikeluarkan oleh DLH Kota Bitung di wilayah operasi saya suratnya lengkap, namun masih juga ada media yang publikasikan saya kalau saya tidak memiliki izin padahal kelengkapan surat izin saya ada,” Jelas Ngantung.

Baca Juga  Lomban Resmikan Gedung Gereja GPDI Anugrah Waleleng Pinokalan

Sambungnya lagi,” Izin pertambangan sampai saat ini kena pajak dan saya tetap melunasinya, agar tidak dipersulit, saya siap hadapi karena saya lengkap surat-suratnya,” Tutup Ngantung dengan panggilan hari-hari Buang.

(Fm***)

Komentar