oleh

Capaian Enam Aspek Mantiri Sebut Tingkatkan Pelayanan Publik di Tiap OPD

Bitung, SULUTTIMES.com — Standar pelayanan publik, adalah suatu tolak ukur yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas. Dalam hal ini Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri pimpin rapat presentasi capaian enam aspek indikator penilaian pelayanan publik di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (22/03/2022).

Rapat tersebut digelar di ruangan rapat Wali Kota, dihadiri Asisten l Sekda Kota Bitung, Julius Markus Ondang, Asisten ll Sikamang dan Asisten lll Benny Lontoh, tim pelayanan publik Maurits-Hengky yakni Petrus Rumbayar, Sani Kakauhe dan Samsi Hima DKK.

Dalam arahannya, Wali Kota Bitung Maurits Mantiri meminta setiap standar pelayanan harus menetapkan Dinas atau perangkat daerah mana yang bertanggung jawab sehingga memudahkan untuk menjadi tolak ukur kinerja suatu Dinas, Mantiri menerangkan, “Nanti presentasi penilaian ini kita akan bahas bersama dalam FGD dengan para Dinas-dinas terkait,” Tutur Mantiri.

Baca Juga  Sineri: Pihak Berwajib Segera Tangkap dan Tahan Stafsus Bitung Palsukan Cap

Maurits Mantiri juga menyampaikan, penilaian pelayanan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di setiap OPD di lingkungan Pemkot Bitung, “Standard pelayanan publik adalah suatu tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai komitmen atau janji dari penyelenggara pelayanan kepada masyarakat untuk memberikan pelayanan yang berkualitas,” Ujar Mantiri.

Sementara itu, menurut tim pelayanan publik Maurits-Hengky, ada enam indikator dengan masing-masing memiliki bobot dalam penilaian kinerja unit penyelenggara pelayanan publik sesuai permen nomor 17/2017.

Indikator itu, yakni kebijakan pelayanan (30%), profesionalisme SDM (18%), sarana prasarana pelayanan (15%), sistem informasi pelayanan (15, konsultasi dan pengaduan (15%), serta inovasi pelayanan (7%).

Baca Juga  Antje Lele, Dukung Dinas Pendidikan Dalam Monitoring di Sekolah

“Jika setiap unit penyelenggara pelayanan publik ingin memiliki kinerja pelayanan prima maka enam indikator ini bisa menjadi jalan menuju predikat tersebut,” Sebut Petrus.

Samsi dan Sani menambahkan, berbagai manfaat akan didapatkan jika adanya standar pelayanan publik, antara lain, memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa mereka mendapat pelayanan dalam kualitas yang dapat dipertanggung jawabkan, memberi fokus pelayanan kepada pelanggan, masyarakat.

“Menjadi alat komunikasi antara pelanggan dengan penyedia pelayanan dalam upaya meningkatkan pelayanan, menjadi alat untuk mengukur kinerja pelayanan serta menjadi alat monitoring dan evaluasi kinerja pelayanan,” Sambungnya.

Manfaat lainya, melakukan perbaikan kinerja pelayanan publik. Perbaikan kinerja pelayanan publik mutlak harus dilakukan, dikarenakan dalam kehidupan bernegara pelayanan publik menyangkut aspek kehidupan yang sangat luas.

Baca Juga  Isu Sertifikat Meresahkan Warga Perum Mandiri, MJL Angkat Bicara

Juga, meningkatkan mutu pelayanan. Adanya standar pelayanan dapat membantu unit-unit penyedia jasa pelayanan untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat pelanggannya.

“Dalam standar pelayanan ini dapat terlihat dengan jelas dasar hukum, persyaratan pelayanan, prosedur pelayanan, waktu pelayanan, biaya serta proses pengaduan, sehingga petugas pelayanan memahami apa yang seharusnya mereka lakukan dalam memberikan pelayanan,” Tutupnya.

(Prokompi)

Komentar