Gasak Motor, Tiga ABG Diamankan Polisi

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Kepolisan Resort (Polres) Minahasa Utara (Minut) mengungkap sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), berikut Penggelapan BBM terjadi beberapa hari terakhir di wilayah hukum Mapolres Minut.

Informasi ini disampaikan Kapolres Minut, AKBP Bambang Yudi Wibowo SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Fandy Bau, serta humas Polres Minut Iptu E Firdaus dalam Press Conference berlangsung di aula Tribrata Polres Minut, Selasa (19/04/22).

Kapolres membeberkan empat kasus kasus pencurian, seperti Curanmor di Desa Kauditan, Curanmor di Desa Tatelu, Pencurian Kabel Listrik, serta kasus Penggelapan BBM jenis Pertalite dari mobil tangki milik Pertamina.

Yang menarik, video viral yang menginformasikan terjadi tindak pencurian sepeda motor diduga dilakukan anak baru gede (ABG) notabene masih dibawah umur, di lokasi Alfamart Kauditan, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Kronologisnya, korban (pelapor) Marsella Paruntu mampir di Alfamart Kauditan, dengan mengendarai Sepeda motor merk Yamaha nomor polisi DB 3249 FY, Sabtu (16/04/22) sekitar pukul 08.57 WITA.

Saat memarkirkan kendaraan, korban lupa mencabut kunci kontak. Korban baru sadar ketika keluar dari Alfamart. Saat menuju tempat parkir, ternyata motornya sudah hilang.

“Aksi pencurian motor ini terekam kamera pengawas dari Alfamart Kauditan, ini menjadi bukti atas perilaku kenakalan anak remaja,” ujar Kapolres.

Para pelaku melihat kunci tergantung di motor. Kesempatan ini digunakan untuk membawa kabur motor tersebut. Setelah diamankan dan diinterogasi, pihak kepolisian mendapati latar belakang anak-anak korban dari keluarga ‘Broken Home’. Anak-nak ini sudah putus sekolah sehingga tidak ada pengawasan orangtuanya.

Hasil interogasi, diketahui tiga ABG diduga pelaku pencurian, diantaranya IL (12) berperan mengamati situasi, sementara TB (12) dan EK (14) selaku eksekutor.

“Ketiganya diproses sesuai UU perlindungan anak. Penyidik juga masih berkonsultasi dengan pihak balai pemasyarakatan (bapas) anak di Tomohon,” jelas Kapolres.

Pelaku melanggar Pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHPidana SUB Pasal 362 KUHP JO pasal 55 ayat (1) ke 1 dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

Dikesempatan yang sama, Kapolres mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Sebagaimana kasus ini, ketika parkir kunci stir dan menarik kuncinya. Termasuk ketika meninggalkan rumah, semua pintu dipastikan sudah terkunci.

“Petugas hingga Sabtu, Minggu tetap menjalankan tugas patroli hingga pagi hari. Kewaspadaan tetap menjadi hal penting. Contoh kasus pencurian ini, akibat dari kelalaian,” kunci Kapolres.(dw/st)

(Visited 18 times, 1 visits today)

Komentar