oleh

Anggota DPR RI Adriana Dondokambey Imbau Lestarikan Kolam Pancuran Sembilan Bidadari

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Sebutan Kolam Pancuran Sembilan Bidadari tidak asing bagi masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), termasuk sebagian warga Sulawesi Utara (Sulut). Sebutan itu tak lain dari “Kolam mata air Tumatenden” airnya jernih nan sejuk notabene salah satu lokasi yang cukup populer di Tanah Tonsea, terletak di Desa Sawangan, Kelurahan Airmadidi Bawah, Kecamatan Airmadidi, Minut.

Tak heran, anggota DPR RI Dapil Sulut Dra. Adriana Dondokambey mengimbau agar Kolam Mata Air Tumatenden, salah satu andalan masyarakat Minahasa Utara, perlu dijadikan lokasi objek wisata dan dijaga kelestariannya.

Menurut Adriana, keberadaan objek wisata ini pengunjung bisa merasakan sejuknya air Kolam Pancuran Sembilan Bidadari, didalamnya ada sembilan pancuran merefleksikan cerita sembilan bidadari khayangan.

Baca Juga  VAP: Tidak Ada Larangan Bangun Rumah Ibadah di Minut

“Lokasinya mudah dijangkau, terletak di Kelurahan Airmadidi Bawah. Kira-kira 300 meter dari pertigaan jalan utama Airmadidi menuju Desa Sawangan. Mari kita jaga dan lestarikan objek wisata air Tumatenden ini dengan baik,” ajak kakak kandung gubernur Sulut Olly Dondokambey disela-sela acara Bimbingan teknik Pengembangan Destinasi Desa Wisata berlangsung di Desa Sawangan, Senin (20/06/22).

Sebagai nara sumber acara Bimtek diantaranya, staf ahli bidang pengembangan usaha Kementrian Pariwisata dan ekonomi kreatif (Kemenparekraf), Dadang Rizki Ratman dan dihadiri Direktur Pengembangan Destinasi Wisata II Kemenparekraf Wawan Gunawan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulut Hendry Kaitjily, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara Audy Sambul. (dw/st)

(Visited 4,583 times, 1 visits today)

Komentar

Berita terkait