oleh

Benteng Moraya Miliki “Dermaga Hantu” Sejak 2018, Habiskan Dana Miliyaran

Sulut Times, MINAHASA : Harapan warga Minahasa memiliki pariwisata berbasis kanal sungai belum bisa terwujud.

Pasalnya, Pembangunan dermaga dan kanal di Monumen Benteng Moraya Tondano proyek diduga mubasir dan belum bisa digunakan.

Pembangunan dermaga dan kanal telah menghabiskan dana APBD Minahasa di tahun 2018 jika ditotal kurang lebih 1,6 M. Dimana pembangunan dermaga menghabiskan anggaran RP. 487.177.000 dan pembangunan kanal sebesar Rp.1.165.015.000.

Terpantau, pembangunan yang telah selesai di Tahun Anggaran 2018 belum juga difungsikan dan seperti “dermaga hantu” dan kanal telah dipenuhi gulma eceng gondok.

Saat dikonfirmasi kepada Dinas Perhubungan selaku pemegang proyek, Kabid Lalu Lintas Kondang Sri Kumoro Dewa mengakui bahwa pihaknya telah menyelesaikan pembangunan tersebut pada tahun 2018.

Baca Juga  Kodam XIII/ Merdeka Gelar Pameran Alutsista di Benteng Moraya Minahasa

“Pembangunan telah selesai dan kami masih mengkaji akan penggunaan dermaga dan kanal di benteng Moraya agar bisa digunakan untuk mendongkrak Pariwisata Kabupaten Minahasa,” ujarnya Senin 8/08/22 di Ruang Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Minahasa.

Kabid Sri juga mengakui pembuatan kanal yang menghabiskan dana kurang lebih 1 M itu belum maksimal.

“Kami telah melakukan penggerukan sepanjang 800 meter pada saat pembuatan kanal , tapi sekarang tertutup oleh gulma eceng gondok,”imbuhnya

(Ryan)

(Visited 30 times, 1 visits today)

Komentar