Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Jadi Prioritas Polres Minut

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Dugaan kasus kekerasan terhadap Perempuan dan Anak marak terjadi di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Buktinya, hingga di penghujung tahun 2022 sedikitnya ada 17 laporan kasus yang sementara dalam penanganan Polres Minut.

Dugaan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak disebutkan Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo SIK, menjadi prioritas dan diselesaikan secara hukum.

“Kasus kekerasan perempuan dan anak marak terjadi di Minut. Di tahun 2022 atau sepanjang 11 bulan berjalan sudah 17 laporan yang masuk di Polres Minut. Penanganan kasusnya menjadi priortas, yang terbaru kasus perundungan gadis remaja yang viral,” tegas Kapolres saat berbincang-bincang dengan sejumlah awak media yang tergabung dalam oraganisai Ikatan Wartawan Online (IWO), Sabtu (26/11/22).

Halnya menurut Kapolres, kasus perundungan terhadap anak dibawah umur, seorang gadis remaja inisial AR (14) di salah satu Desa di Kecamatan Dimembe sempat viral di media sosial (Medsos), ikut menjadi sorotan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Berkas kasus ini masih berproses, pihaknya sudah menetapkan sedikitnya 7 (tujuh) tersangka.

“Kasus ini masih dalam penanganan tim penyidik,” tambah Kapolres AKBP Yudi B Wibowo SIK notabene Pembina IWO Minut. (dw/st)

(Visited 11 times, 1 visits today)

Komentar