Ritual Adat Manduru’u Ton’na, bersamaan dengan acara memperingati 1 Tahun Kepemimpinan E2L-MAP

Talaud,Suluttimes.com Melaksanakan Ritual Adat Manduru’u Ton’na, bersamaan dengan acara memperingati 1 Tahun Kepemimpinan Bupati kabupaten kepulauan talaud dr Elly Engelbert Lasut dan Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga, yang dilaksanakan pada masa pandemi covid 19 dengan menerapkan protokol covid 19 yang ketat dan tidak melebihi kapasitas tempat yang di laksanakan di pendopo/Rumah dinas Bupati. Jumat(26/2/2021).

Bupati Kepulauan Talaud dr Elly Engelbert Lasut dengan sambutanya mengatakan, “Meski masi dalam situasi Pandemi Covid 19 melanda Dunia, terutama melanda Kabupaten Talaud, dan tentunya sangat menyulitkan Masyarakat, tetapi semua berdiri tegak bersama Masyarakat Porodisa, menatap masa depan bersama, untuk mejalani Hidup yang penuh Berkat dari Tuhan”, katanya Bupati Talaud menyampaikan, rasa Syukur dan terimakasihnya kepada Tuhan, karena meskipun di tengah Pandemi Covid 19, Kabupaten Talaud di Limpahi dengan panen Cengkih dan tanaman Pangan yang melimpah, dan sampe saat ini Masyarakat masih sangat patuh dan bersama-sama dengan Pemerintah dan Forkopimda Talaud, berjuang melawan Covid 19.

Dr. Elly engelbert lasut menambahkan bahwa “masyarakat Kabupaten Talaud, harus bersyukur atas kepercayaan yang sudah di berikan oleh Pemerintah Pusat, karena sudah memberi kesempatan untuk belajar tatap muka secara langsung, itu semuanya respon Pemerintah Pusat, dengan memperhatikan tata kelola penanganan Covid 19 dari pemerintah Kabupaten Talaud” tambahnya.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey melalui DR Jetty Pulu menyampaikan, rasa permintaan maaf atas ketidak hadirannya dalam acara Ritual Adat Kabupaten Talaud, dan Perayaan 1 Tahun Kepemipinan E2L-Mantap. Saya berkerinduan hadir dalam acara yang penuh dengan sukacita ini, tetapi bersamaan dengan acara ini, Saya ada Agenda penting yaitu, Melantik 5 Kepala Daerah yang terpilih pada 09 Desember 2020 ucap Olly.Dalam kegiatan tersebut terdapat beberapa ritual adat yang melambangkan ciri khas dan identitas kabupaten Talaud yang menggambarkan sejara dan perjuangan leluhur. Antara lain Ba a a (ketupat ) dan mamorongan (kepala babi) dan tarian tacanusa.

Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia Evan Taarae yang merupakan tokoh dalam pertunjukan tarian adat Tacanusa menyampaikan, Tarian adat yang sudah di tampilkan, merupakan budaya dari Moyang/leluhur Kabupaten Talaud. ” Yaitu lebih cenderung menggambarkan ciri khas masyarakat pulau Kabaruan yang di kenal dengan pulau Tamalrongge, Maka dalam kolaborasi gerakan, ada yang berteriak Tacanusa dan di balas dengan Tamalronggeca. yang menggambarkan keperkasaan dan kegigihan masyarakat yang ada di kabupaten Talaud Khususnya masyarakat yang ada di pulau Kabaruan. tokoh-tokoh yang menjadi pemimpin di waktu itu”. Kata evan

Evan Taarae

Evan juga menambahkan bahwa tarian adat ini menggambarkan “pada dasarnya masyarakat kabupaten Kepulauan Talaud adalah masyarakat yang beradat dan berbudaya, sudah menjadi hal yang wajar bahwa tokoh kita waktu zaman dulu pada saat pergi berperang dengan keadaan baju yang Utuh dan saat kembali berperang dalam keadaan hanya baju yang sobek tanpa bekas luka ataupun sayatan di tubuh. Jadi inilah ciri khas yang merupakan akar peradaban masyarakat kabupaten kepualauan Talaud, Pungkasnya.

(Visited 20 times, 1 visits today)

Posting Terkait

Baca Juga

Komentar