Kepemimpinan Duet Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Victor Mailangkay Jelas Untuk Rakyat

Sulut Times, Manado : Jan WG Polii
Gubernur Sulawesi Utara,
Sejak dilantik, pemerintahan ini menegaskan arah pembangunan  Pasangan Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan wakil Gubernur Victor Mailangkay memiliki visi dan misi yang jelas untuk pembangunan Sulawesi Utara.

yakni “Menuju Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.”
‎Hasilnya, Sulawesi Utara kini mencatat lonjakan signifikan di berbagai sektor strategis.

Sektor pariwisata makin berkembang , objek wisata ditingkatkan, kolam renang Bukit Kasih , Waterboom Sumaru, kitaEndo Remboken , Kolam Renang Sario, Museum Provinsi
Sulawesi Utara, penerbangan Taiwan ,Manado Seoul.

Komitmen untuk rakyat,
Olah Raga mendapat perhatian besar, sepakbola mulai bangkit lagi ,tinju, catur, panahan, karate .

Berbincang dengan Sekertaris Gerinda Sulawesi Utara Harvani Boky  akademisi dan politisi di Sulawesi Utara, yang pernah menjabat sebagai Rektor Institut Sains dan Teknologi Esa Trinita Minsel.

Saat ini,sepak bola menjadi andalan untuk program Gubernur YSK, dengan gratis tidak dipungut biaya apapun untuk menonton.

Baca Juga  Cawagub Letjen TNI Tuejeh Imbau Relawan Minsel Untuk Terus Berjuang

perhatian Gubernur YSK terhadap sektor olahraga begitu besar.

Ia tidak hanya hadir langsung memberi dukungan moral diberbagai Iven olahraga, tetapi juga mengalokasikan sumber daya dan kebijakan yang berpihak kepada atlet dan komunitas olahraga, bahkan rela mengeluarkan dana pribadi dari kantongnya sendiri untuk mensupport program dan kegiatan olahraga

Dasar pembangunan ekonomi berkelanjutan telah selesai,Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menargetkan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 6,05 – 7,05 persen pada 2026.

Target tersebut disampaikan menyusul rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut terkait kinerja ekonomi Sulawesi Utara pada triwulan IV 2025.
RTRW Provinsi Sulut 2025-2044 ,Sulut pioner wilayah pertambangan rakyat ,didaerah potensi tambang yang ada dalam WPR dan disetujui Menteri ESDM ,rakyat dapat kelola tambang dengan aman melalui koperasi dan Provinsi , Kabupaten ,Kota mendapatkan pendapatan asli daerah , bapak Gubernur Tambang Rakyat.

Baca Juga  PLN UP3 Tahuna dan Pemerintah Sangihe Resmi Bersinergi Dalam Pengelolaan Sampah: Langkah Strategis untuk Masa Depan Energi dan Lingkungan

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara resmi menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait penetapan 63 Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

Kapasitas Guberbur YSK begitu disapa dan hubungan baik di pusat ,hasilnya pembangunan dari Kementrian mengalir luar biasa ke Provinsi Sulut ; SMA unggulan Garuda Nusantara di Langoan ,Pembunan rumah sakit (RS) , perluasan Asrama mahasiswa Nusantara yang sangat Indah di Kalasei, pembangunan sekolah rakyat di Minahasa ratusan miliar.

Menjaga dan mengayomi atmosfir kehidupan umat beragama dengan baik di Sulut.

Salah satu pencapaian paling bermakna bagi masyarakat adalah penurunan angka kemiskinan yang konsisten.

Per September 2025, jumlah penduduk miskin di Sulut tercatat sebanyak 172,13 ribu orang.

Angka ini merupakan yang terendah dalam lima tahun terakhir, menyusut sekitar 1,71 ribu orang dibandingkan Maret 2025.

Baca Juga  Keringanan Merah Putih, Samsat Manado 'Selamatkan' Belasan Miliar

Penurunan ini mencerminkan keberhasilan program pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat dan memastikan pertumbuhan ekonomi dirasakan oleh semua lapisan.

berbangga untuk capaian yang dicapai oleh Gubernur yang dicintai oleh Rakyat.

Gubernur YSK menekankan dua hal krusial: integritas dan kerukunan.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi untuk tetap tegak lurus dalam “Satu Komando” dan menjauhi praktik korupsi.

“Pegang teguh niat baik dan pastikan melalui proses yang benar.

Tidak boleh ada jalan pintas yang merusak tatanan,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat Sulawesi Utara sebagai “laboratorium toleransi” melalui semangat gotong-royong dan nilai-nilai Mapalus.

Baginya, pembangunan sehebat apa pun tidak akan bisa dinikmati tanpa adanya rasa aman dan damai di tengah masyarakat, tutup Jan Polii pentolan Universitas Gajah Mada (UGM).
                   ((Jack Latjandu)).


(Visited 45 times, 1 visits today)

Komentar