Tondano Geger! Penikaman di Tengah Duka, Pelaku Kini Terkunci di Balik Jeruji


Sulut Times, MINAHASA : Tim Resmob Polres Minahasa kembali menunjukkan taringnya. Seorang pemuda berinisial N.J.S. (24), warga Kelurahan Rerewokan, Tondano Barat, berhasil diamankan.

Ia diduga kuat melakukan penikaman sadis terhadap O.J.W. (27), warga Kelurahan Tandengan, Kecamatan Eris.


Peristiwa tragis ini mengguncang ketenangan Tondano Timur pada Kamis dini hari, 26 Juni 2025, sekitar pukul 02.30 WITA.

Lokasi kejadian berada di Kelurahan Toulour, tepatnya dekat rumah duka keluarga M. Suasana berkabung mendadak mencekam ketika keributan pecah di depan rumah tersebut.

Sekelompok pemuda, termasuk korban, terlibat perselisihan yang memicu kekerasan.
Dari penyelidikan awal dan keterangan saksi, pelaku N.J.S. yang berada di lokasi merasa terganggu. Emosinya tersulut melihat keributan. Ia kemudian mengejar salah satu rombongan pemuda itu.

Baca Juga  Kapolres Minahasa Donor Darah Jelang HUT Lalu Lintas ke-68

Namun, justru O.J.W. yang tertinggal. Tanpa banyak bicara, pelaku menampar wajah korban. Saat korban mencoba menahan diri, pelaku mencabut sebilah pisau dari pinggang kirinya. Seketika, ia menikam korban di bagian selangkangan. Tak berhenti sampai di situ, saat korban berusaha melarikan diri, pelaku kembali mengejar dan menusuk punggung korban sebanyak dua kali sebelum akhirnya kabur dari lokasi kejadian.


Korban O.J.W. menderita luka tikam serius. Ia segera dilarikan ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan penanganan darurat.

Sementara itu, pihak kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan pengejaran intensif.

Berkat kerja keras dan koordinasi solid di lapangan, Tim Resmob di bawah pimpinan Aipda Suryadi, S.H., berhasil mengamankan pelaku pada Sabtu malam, 28 Juni 2025, pukul 21.30 WITA. Polisi juga menyita sebilah pisau badik, yang diduga kuat digunakan pelaku saat kejadian.

Baca Juga  Syukuri HUT Cucunya Markus Brodowski ke-4, Bupati ROR dan Keluarga Berikan Bantuan ke Sejumlah Panti Asuhan


Kapolres Minahasa AKBP Stevent J.R. Simbar, S.I.K., melalui Kasi Humas, menyampaikan keprihatinannya. “Kami sangat menyayangkan tindakan kekerasan seperti ini, apalagi terjadi di tengah lingkungan masyarakat yang sedang berduka. Ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk tidak mengedepankan emosi dalam menyelesaikan persoalan,” tegasnya. Ia juga memastikan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai aturan berlaku.


Saat ini, pelaku N.J.S. telah diamankan di Mapolres Minahasa. Ia diserahkan kepada penyidik Satreskrim untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi terus mengumpulkan keterangan tambahan dari saksi-saksi guna mendalami motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.


Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, untuk senantiasa menjaga ketertiban. Hindari provokasi dan jangan pernah membawa senjata tajam dalam situasi apa pun. Keamanan dan ketertiban lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama.

(Visited 1,240 times, 1 visits today)

Komentar