Sulut Times, Manado: Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Utara terus berupaya tetap inovatif dalam rangka mendukung tata kelola keuangan, inklusif dan perekonomian nasional.

Hal tersebut terangkum dalam rapat Koordinasi Pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di Bapenda Sulut Rabu (17/02/2021).
Bapenda Sulut yang diwakili oleh Kabid Perencanaan dan Pengembangan, Ocvy Leke, mengatakan memaparkan perkembangan penerapan elektronifikasi transaksi non tunai diawali pada tahun 2017 untuk pembayaran PKB dan terus dikembangkan sampai dengan e-pendapatan pada tahun 2020. Bapenda Sulut tetap melakukan inovasi serta pengembangan Elektronifikasi PAD yang mencakup pajak daerah, retribusi daerah dan lain-lain PAD yang sah via e-pendapatan tahun 2021.

Leke menjelaskan dengan TP2DD yang dibentuk otomatis Pemerintah daerah akan semakin memperkuat koordinasi, dan harmonisasi kebijakan antar para pihak dalam rangka mempercepat dan memperluas elektronifikasi pemerintah daerah.





























Komentar