Hebat !!! Kejati Sulut, Kejari Tomohon & Sangihe Raih Penghargaan WBK

Sulut Times, Jakarta : Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara menjadi salah satu unit kerja pada instansi Kejaksaan Agung RI yang menerima penghargaan sebagai Wilayah Bebas dari Korups (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) pada Selasa (10/12/2019) di Hotel Bidakara, Jakarta.

Bahwa selain Kejaksaan Tinggi Sulut pada wilayah Kejaksaan Tinggi Sulut terdapat Kejaksaan Negeri Tomohon dan Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe yang menerima penghargaan WBK.

Pemberian penghargaan kepada Kejati Sulut, Kejari Tomohon dan Kejari Kepulauan Sangihe di laksanakan pada acara Apresiasi dan Penganugerahan Kepada Satker yang mencanangkan Zona Integritas menuju WBK/WBBM 2019.

Dimana Kejati Sulut memperoleh Predikat Wilayah Bebas dari korupsi (WBK) dalam acara tersebut bersama 610 Satker kementerian/instansi yang menerima penghargaan dan 55 satker dari Kejaksaan RI.

Acara pemberian anugerah ini, juga dihadiri Wakil Presiden RI Ma’aruf Amin.

Wapres Ma’aruf Amin dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada penerima penghargaan dan mengharapkan melalui kegiatan ini dapat menjadi sarana introspeksi diri guna meningkatkan kinerja instansi lainnya untuk perbaikan kinerja dan menjauhkan diri korupsi.

Diungkapkan Wapres, esungguhnya Zona Integritas berasal dari Island Integrity yang menggambarkan suatu pulau yang dipenuhi oleh orang yang memiliki integritas.

“Pembangunan ZI tentunya sejalan dengan salah satu dari 5 program prioritas pemerintah, yaitu adanya penyederhanaan regulasi terutama dalam hal pelayanan yang berdampak langsung kepada masyarakat yang bebas dari KKN sehingga meningkatkan kepercayaan publik. Birokrasi harus memiliki integritas yang tinggi, integritas merupakan pengungkit utama dalam pembangunan, diharapkan juga pemerintah harus terus berinovasi baik dari IT guna menunjang pembangunan pemerintan, diperlukan perubahan yang semakin inovatif terutama dalam pelayanan publik langsung kepada masyarakat yang bebas korupsi”, tegas Wapres Ma’aruf Amin.

Piagam penghargaan diserahkan langsung Wakil Jaksa Agung RI Dr. ARMINSYAH, SH, MSi bersama Menteri PAN-RB H. Tjahjo Kumolo, SH.

Sementara itu Menteri PAN-RB H. Tjahjo Kumolo, SH mengatakan, pada pokoknya adalah terkait dengan WBK dan WBBM diharapkan adanya penyederhanaan regulasi dan birokrasi sebagaimana pesan dari Presiden.

Diketahui ada unit kerja yang memperoleh predikat WBBM dan ada unit kerja yang memperoleh predikat WBK baik itu dari instansi/kelembagaan Kejaksaan, POLRI, LAPAS, RUTAN, Rumah Sakit, Imigrasi, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertanahan, BPOM, dan lain sebagainya.

“Kemudahan Pelayanan dan komitmen pimpinan diharapkan untuk membangun suatu Reformasi Birokrasi”, tekan MenPAN – RB.

Penghargaan ini diterima langsung Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH., MH, Kajari Tomohon Edi Winarko, SH.MH dan Kajari Kepulauan Sangihe Yunardi, SH.MH.

(Visited 7 times, 1 visits today)

Komentar