Sulut Times, MANADO – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara terus berkomitmen menjaga kualitas infrastruktur jalan di Bumi Nyiur Melambai. Terbaru, BPJN Sulut tengah menggenjot Pekerjaan Preservasi Jalan pada ruas strategis Manado-Bitung guna memastikan kondisi jalan tetap mantap, aman, dan nyaman bagi pengguna.
Kepala BPJN Sulawesi Utara, Handiyana, S.T., M.T., M.Sc, menjelaskan bahwa ruas jalan ini memiliki nilai vital karena merupakan urat nadi yang menghubungkan pusat pemerintahan dengan kota pelabuhan.
“Ruas Manado-Bitung adalah jalur strategis. Selain mendukung mobilitas masyarakat, jalur ini berperan penting dalam distribusi logistik. Karena itu, kami melakukan preservasi secara intensif agar fungsi jalan tetap optimal dalam mendukung ekonomi daerah,” ujar Handiyana kepada Sulut Times.
Pekerjaan yang dilakukan mencakup berbagai langkah teknis untuk mengembalikan performa aspal yang mulai mengalami penurunan kualitas. Handiyana merincikan bahwa tim di lapangan fokus pada titik-titik krusial yang mengalami kerusakan perkerasan.
- Patching (Penambalan): Menutup lubang dan kerusakan permukaan pada titik-titik tertentu.
- Perataan Permukaan: Memastikan elevasi jalan kembali rata demi kenyamanan berkendara.
- Pemadatan: Penggunaan alat berat untuk memastikan ketahanan perkerasan dalam jangka panjang.
“Tujuan utama kami adalah mengembalikan fungsi jalan seminimal mungkin kembali ke kondisi mantap. Dengan jalan yang rata, potensi kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan jalan dapat kita reduksi secara signifikan,” tambahnya.
Meski sedang ada pengerjaan fisik di lapangan, BPJN Sulut memastikan bahwa arus lalu lintas tidak akan lumpuh total. Handiyana menegaskan bahwa pihaknya telah menerapkan SOP pengaturan lalu lintas secara terbatas di area kerja.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintasi area perbaikan. Pengaturan lalu lintas kami lakukan untuk menjamin keselamatan pekerja di lapangan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan berarti,” jelas Handiyana.
Melalui proyek preservasi ini, diharapkan konektivitas di Sulawesi Utara semakin andal. Handiyana menutup pembicaraan dengan menekankan bahwa BPJN akan terus berorientasi pada infrastruktur yang berkelanjutan.
“Harapan kami, dengan kondisi jalan yang semakin baik, distribusi logistik ke Pelabuhan Bitung makin lancar dan ekonomi Sulawesi Utara kian bertumbuh. Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan infrastruktur yang andal bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya
Popular posts:
- Diduga Melobi Pejabat Polda Sulut Berkordinasi… (16,011)
- Cewek Cantik Ini Kasih Tebakan, Jawabannya Bikin Baper (14,622)
- Tipidkor Nomor 9 Polda Sulut Periksa 2 Jam Kaban… (7,604)
- Lawan Covid-19, Maria Vania Bisa Berhubungan Intim 3… (7,542)
- Gara-gara Cukur Kelapa 8 Perangkat Desa Kali Selatan… (6,935)
- Raja Mafia Tanah Agus Elektrik Alias Abidin,… (5,863)
- KPU RI Launching Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan… (5,324)
- Judi Togel Makin Marak di Minahasa, Aparat di Minta… (4,823)
- Rio Dondokambey di mintai keterangan Polda Sulawesi Utara (4,623)
- Suka Duka Pertamina Salurkan BBM Satu Harga di… (4,183)





























Komentar