Sulut Times, MANADO – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara resmi melaksanakan penandatanganan Pakta Integritas bagi seluruh pegawai di lingkungan kerjanya. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Kepala BPMP Sulawesi Utara, Febry H. Dien, menegaskan bahwa penandatanganan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan kewajiban moral dan tanggung jawab profesional setiap pegawai di bawah naungan kementerian.
”Hari ini di BPMP Sulawesi Utara dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas untuk semua pegawai. Secara umum, ini adalah tanggung jawab masing-masing pegawai di seluruh Indonesia, dan secara khusus di BPMP ini ditandatangani sebagai pertanda awal mulanya kegiatan secara integratif,” ujar Febry (Senin,26/01/26)
Dalam penjelasannya, Febry menekankan poin-poin krusial yang tertuang dalam Pakta Integritas tersebut, terutama mengenai pencegahan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
”Setiap pegawai diharapkan berperan aktif dan proaktif dalam melakukan pencegahan serta pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Selain itu, poin penting lainnya adalah komitmen untuk tidak menerima suap atau gratifikasi dalam bentuk apa pun,” tegasnya.
Hal ini menjadi sangat relevan mengingat personel BPMP Sulut akan segera terjun ke lapangan, menjangkau 15 kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Utara. Nilai-nilai transparansi dan kejujuran diharapkan menjadi landasan utama saat mereka menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Febry menjelaskan bahwa integritas pegawai merupakan modal utama dalam menyukseskan visi pemerintah di bidang pendidikan. Penandatanganan ini menjadi simbol kesiapan BPMP Sulut dalam mengawal kebijakan strategis pusat.
”Mudah-mudahan dengan penandatanganan Pakta Integritas kali ini menjadi simbol bahwa BPMP Sulut siap mengawal sembilan program prioritas Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah), yang juga merupakan program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto, khususnya di dunia pendidikan,” tutup Febry dengan optimis.
Dengan adanya Pakta Integritas ini, BPMP Sulut diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan publik dan menjadi motor penggerak transformasi pendidikan yang berintegritas di Sulawesi Utara.
Popular posts:
- Diduga Melobi Pejabat Polda Sulut Berkordinasi… (16,011)
- Cewek Cantik Ini Kasih Tebakan, Jawabannya Bikin Baper (14,622)
- Tipidkor Nomor 9 Polda Sulut Periksa 2 Jam Kaban… (7,604)
- Lawan Covid-19, Maria Vania Bisa Berhubungan Intim 3… (7,542)
- Gara-gara Cukur Kelapa 8 Perangkat Desa Kali Selatan… (6,935)
- Raja Mafia Tanah Agus Elektrik Alias Abidin,… (5,863)
- KPU RI Launching Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan… (5,324)
- Judi Togel Makin Marak di Minahasa, Aparat di Minta… (4,823)
- Rio Dondokambey di mintai keterangan Polda Sulawesi Utara (4,623)
- Suka Duka Pertamina Salurkan BBM Satu Harga di… (4,183)




























Komentar