SULUTTIMES.COM, Bitung — Dalam rangka Bitung Tuna Fest 2021 yang diadakan disetiap tahun, Pemerintah Kecamatan Ranowulu Kota Bitung Dolfy Rumampuk didampingi Ketua PKK Kecamatan Ranowulu, mengikut sertakan warganya yang tergolong muda untuk ikut lomba masak ikan Tuna di kelurahan Danowudu Kecamatan Ranowulu Bitung, Jumat (27/08/2021).
Dimasa pandemi covid-19 ini dengan kegiatan Bitung Tuna Fest yang diselenggarakan oleh Sandiaga Salahuddin Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Digelar di Kota Bitung ini akan memperkenalkan kepada orang luar daerah terkait tuna fest tersebut,kegiatan ini dilaksanakan di setiap kecamatan yang berada di Kota Bitung.
Dolfy yang adalah Camat Ranowulu ketika awak media SULUTTIMES.COM, meminta keterangan sehubungan dengan kegiatan lombah masak ikan tuna se Kota Bitung dirinyapun menyebutkan, “Kami dari Kecamatan Ranowulu dibawa tim penggerak PKK Kecamatan ikut mensukseskan, meramaikan akan acara Bitung Tuna Fest ini,” terangnya.
Rumampuk pun menambahkan, “Dimana yang kami ikut sertakan yang masi berumur dibawa 20 tahun apalagi persyaratannya 17 sampai 50 thn, agar supaya anak-anak kita selain mereka sekolah dan kulia mereka juga harus gemar masak juga sekalian gemar makan ikan karena dengan makan ikan ini dapat meningkatkan kecerdasan dari seseorang,” sebutnya.
Dengan adanya kegiatan ini dapat membantu ekonomi Kota Bitung, khsusnya masyarakat yang mau melakukannya.
Kami yakin dengan kegiatan Bitung Tuna Fest ini dapat mensukseskan program-program Pemerintah dibawa Pimpinan Maurits Mantiri, dan Hengky Honandar,” tuturnya.
Apalagi daerah kita di Bitung ini terkenal dengan ikan Tuna ikan cakalang, maka dengan diadakanya lomba masak ikan tuna ini akan mengingatkan kita agar kita tidak lupa akan gemar masak ikan dan makannya. Walaupun ini dengan berbagai fariasi menu dan rempa-rempanya juga bermacam fariasi,” jelasnya.
Di Sulawesi Utara ini ada berbagai variasi dan inovatif bumbu-bumbu yang unggul dalam cara masak-masakan dan bumbu kita dapat menyesuaikan dari berbagai daerah baik itu selerah orang luar daerah yaitu orang asing juga dapat menyesuaikan dengan daerah nusantara, yang terpenting kita akan menciptakan masakan tersebut dengan rasa lida-lida orang asing, tetapi tidak menutup kemungkinan dengan selerah orang Bitung, selerah orang Minahasa yang pedas,” tutupnya.
(FM,GR)

























Komentar