Era Baru Nyiur Melambai: Di Bawah Yulius-Victor , Ekonomi Sulut Tumbuh Impresif 5,66%”

Sulut Times, MANADO – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menunjukkan taji di panggung ekonomi nasional sepanjang tahun 2025. Di bawah komando Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan wakil Gubernur Victor Mailangkay, Bumi Nyiur Melambai sukses mencatatkan rapor hijau pada hampir seluruh indikator makro ekonomi, mulai dari lonjakan PDRB hingga penurunan angka pengangguran yang signifikan.

Berdasarkan rilis terbaru, ekonomi Sulawesi Utara tercatat tumbuh progresif sebesar 5,66 persen secara kumulatif dibandingkan tahun sebelumnya. PDRB atas dasar harga berlaku kini telah menyentuh angka fantastis Rp 204,75 triliun, sebuah capaian yang menegaskan resiliensi daerah ini di tengah fluktuasi global.

Pertumbuhan ini bukan sekadar angka di atas kertas. Dari sisi produksi, industri pengolahan menjadi lokomotif utama dengan akselerasi sebesar 9,97 persen. Hal ini di perkuat dengan performa ekspor luar negeri yang terbang tinggi hingga 28,42 persen.

Baca Juga  Jawab Keluhan Warga, Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan PKB Sulut Tidak Naik

“Daya saing komoditas lokal kita semakin di akui pasar internasional. Ini adalah bukti bahwa hilirisasi dan penguatan sektor industri mulai membuahkan hasil,” ujar Gubernur Yulius Selvanus.

Menariknya, akselerasi ekonomi Sulut justru semakin kencang di garis finish tahun 2025. Pada Triwulan IV, pertumbuhan mencapai 5,95 persen (y-on-y). Beberapa sektor kunci yang menjadi sorotan antara lain:

  • Pariwisata & Kuliner: Sektor Akomodasi dan Makan Minum meroket 20,67 persen, menandakan geliat UMKM yang semakin hidup.
  • Belanja Pemerintah: Menjadi pendorong utama secara kuartalan dengan kenaikan 21,75 persen.
  • Jasa Lainnya: Tumbuh pesat di angka 20,61 persen.

Kabar menggembirakan juga datang dari bursa tenaga kerja. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sulut berhasil di tekan hingga ke angka 5,78 persen. Hingga November 2025, tercatat sebanyak 1,35 juta penduduk telah terserap di dunia kerja.

Baca Juga  Gubernur Yulius dan Uskup Manado Satukan Langkah : Pesparani I Sulut Resmi Dibuka

Kualitas lapangan kerja pun menunjukkan perbaikan. Porsi pekerja di sektor formal kini naik menjadi 46,93 persen, yang berarti semakin banyak warga Sulut yang memiliki jaminan stabilitas pendapatan.

Gubernur Yulius Selvanus juga berhasil menjaga ritme pemerataan pendapatan. Angka kemiskinan per September 2025 turun menjadi 6,62 persen. Di wilayah perkotaan, angka ini bahkan menyusut tajam ke level 3,95 persen.

Sejalan dengan itu, indeks ketimpangan atau Gini Ratio ikut melandai ke angka 0,341. Data Bank Dunia pun mengonfirmasi bahwa 40 persen kelompok masyarakat terbawah kini memiliki porsi pengeluaran yang lebih besar, yakni 19,90 persen.

“Kita sudah berada di jalur yang benar. Namun, saya minta seluruh stakeholder, dari pemerintah hingga swasta, jangan cepat puas. Tugas kita adalah memastikan pertumbuhan ini inklusif, sehingga manfaatnya di rasakan hingga ke pelosok desa,” tegas purnawirawan jenderal bintang dua tersebut.

Baca Juga  Sekda Minahasa Dampingi Gubernur Sulut Tinjau Pintu Air PLTA Tonsealama dan Salurkan Bantuan di Empat Kecamatan

Menatap tahun 2026, Sulawesi Utara kini memiliki modal kuat untuk terus melaju sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Timur Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

(Visited 78 times, 1 visits today)

Komentar