
Sulut Times, Manado : Masyarakat Petani Kalasey Dua
Datangi kantor DPRD Sulawesi Utara
menuntut keadilan Selasa(7/11/2023).
Para petani Kalaseiy dua menyampaikan aspirasi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Provinsi Sulawesi Utara dengan harapan berikan hak atas Tanah, karena itu sebagai bentuk ruang hidup kami.
Warga masyarakat Petani Kalasey dua meminta dalam rapat dengar pendapat agar Pemerintah dan Dinas terkait harus hadir ” jangan dalam dengar pendapat tersebut hanya berhadapan rakyat dan DPR saja.

Dalam unjuk rasa damai di DPRD Sulut selain para petani masyarakat Kalasey dua”, juga para mahasiswa dari beberapa Fakultas turut memberikan orasi di depan Gedung rakyat.
Victor Mailangkay mendengarkan keluhan Tina Lombone, seorang ibu berumur 64 tahun mengungkapkan, sejak tahun 1934 orang tua saya suda bertani dilahan tersebut sampai pada tahun 2023 suda Sembilan Puluh (90) tahun kami bertani dilahan Kalasey Dua(2) “terang Ibu Tina Lombone.
Lanjut Tina Lombone, bahwa kami pindahan dari Malalayang Satu ke Desa Kalasey dua (2), sebab terkena relokasi Pantai.
Gubernur G.H. Mantik pada tahun 1982 kami dipindahkan dan mendapat Sertifikat, 200 rumah sederhana juga peralatan bertani dan lahan tanah kebun yang saat ini suda di gusur”kata Tina.
Mami tidak melawan Pemerintah, jika lahan tanah kebun dibangun gedung, Sekolah Pariwisata, Rumah Sakit, Bakamla, Kantor Brimob dan lainnya”pungkas Tina Lombone.
Yang menjadi keberatan kami petani Kalasey dua, bahwa ganti Untung tak sesuai harapan yaitu : permeter hanya dihargai Rp.20.000 rupiah suda termasuk tanaman.
Lanjut, dari hasil bertani kebun pisang dalam sebulan dua kali panen Rp.3.000.000. tiga juta” apakah inilah pemerintah berpihak pada rakyat, dan jangan aparat kepolisian, Satpol-PP dibenturkan berhadapan dengan rakyat”tutup Tina Lombone.
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara hanyalah di temui oleh Wakil Ketua Dewan

Victor Mailangkay didepan halaman Kantor Wakil Rakyat sendiri yang lain tak kelihatan, menurut Victor Mailangkay para Anggota Dewan yang lain dinas luar daerah.
Victor juga menyampaikan apresiasinya terhadap para petani masyarakat Kalasey dua yang suda datang menyampaikan tuntutan aspirasi dan saya akan sampaikan ke pimpinan Dewan untuk menentukan jadwal Hearing” tegas Victor Mailangkay.
(jack lm/St).
























Komentar