Kolaborasi Polri Bersama Pihak Swasta Lestarikan Kawasan Pantai

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Kolaborasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama pihak Swasta melakukan penanaman mangrove guna melestarikan kawasan Pantai berlangsung, Kamis (23/06/22).

Lokasi yang dipilih, yakni kawasan Pantai Casabaio, Desa Maen, Kecamatan Likupang Timur (Liktim), Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Kali ini dengan menggandeng PT. Meares Soputan Mining (MSM) dan Tambang Tondano Nusajaya (TTN) bersama pengelola Casabaio Paradise Hotel, sekaligus mencanangkan 10.000 mangrove.

Kegiatan penghijauan di wilayah pesisir pantai berlangsung sejak pagi, dihadiri langsung Kapolda Sulut Irjen Pol. Drs Mulyatno SH, MM didampingi Ketua Bhayangkari Sulut, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Minut, Drs Rivino Dondokambey, Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo SIK, Ketua Bhayangkari Cabang Minut, JPU Polda Sulut dan Polres Minut, sejumlah pimpinan SKPD, anggota DPRD Minut Gerrit Luntungan, Manager Paradise Hotel, Camat Likupang Timur Delby Wahiu, Kapolsek Likupang Iptu Iwan Toani, serta LSM lingkungan.

Baca Juga  Warga: Kepsek SMKN 1 Bitung Keputusan Hentikan Kantin Hanya Sepihak

Dikesempatan itu Kapolda Sulut Irjen Pol. Drs Mulyatno SH, MM menjelaskan, pencanangan 10.000 mangrove yang dilaksanakan kali ini merupakan rangkaian kegiatan Polri dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-76 tanggal 1 Juli 2022, bersamaan dengan organisasi isteri Polri yang merayakan hari Bhayangkari ke-70, sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni demi meningkatkan kesadaran untuk mengambil peran dalam menjaga, serta pelestarian alam.

Kolaborasi ini sebut Mulyatno, lebih mendekatkan Polri dengan masyarakat, saling menyatu dan bersinergi, sehingga hasil dari kegiatan-kegiatan ini bermanfaat bagi generasi yang akan datang.

“Yang kita lakukan saat ini adalah langkah kecil, tetapi sedang menuju langkah yang besar, guna menuju Sustainable Development Goals yang selalu disebut bahwa Planet bumi dan lingkungan hidup.Saya berharap, kegiatan ini bisa bermanfaat guna menjaga kawasan pantai dari abrasi ataupun dampak lain akibat gejala alam. Artinya, tidak sekedar menanam saja, lebih dari itu diharapkan kita semua, terlebih masyarakat sekitar yang berdomisili di wilayah ini mampu merawatnya,” tegas orang nomor satu di jajaran Kepolisian di Sulawesi Utara (Sulut).

Baca Juga  Kemenkumham Sulut Sosialisasikan Pendataan Pemukim Asing Tanpa Dokumen

“Selain melestarikan kawasan pantai, kita juga harus menjaga biota laut. Pelarangan menggunakan bahan-bahan reaktif yang dapat merusak kehidupan biota laut. Ini bagian penting yang menjadi tugas kita bersama,” tambah Kapolda Sulut.

Senada, Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo SIK mengapreasiasi dukungan dari PT MSM/TTN, juga Casabaio Hotel sehingga bisa terlaksana kegiatan ini.

Sementara Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Minut, Drs Rivino Dondokambey mengapresiasi pencanangan 10.000 mangrove. Tentunya, pemerintah bersama masyarakat Minut memastikan akan terus memantau perkembangan mangrove yang telah digagas aparat kepolisian, Polda Sulawesi Utara.

“Atas nama Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda SE dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung SH MH mengapresiasi kegiatan ini. Tentunya, sinergitas yang terjalin selama ini bisa lebih ditingkatkan. Pemerintah kedepan akan memantau perkembangan mangrove ini,” singkat Rivino Dondokambey.

Baca Juga  Dalam Rangka HUT ke-76 TNI AU di Manado, Dansatpom Laksanakan Opsgaktib Bulan Disiplin

Penanaman 10.000 mangrove sebagaimana disebutkan pak Juada notebene perwakilan PT MSM/TTN, akan berdampak positif bagi ekosistem, terlebih bagi kehidupan masyarakat, antara lain sangat membantu mengatasi abrasi maupun bencana lain yang datang dari laut.

“Kami, PT MSM/TTN tetap fokus dan berkomitmen menjaga dan merawat keberadaan mangrove ini. Penanaman mangrove juga akan dilakukan dibeberapa titik yang ada di Kecamatan Likupang Timur,” tambah Juanda. (dw/st)

(Visited 42 times, 1 visits today)

Komentar