Sulut Times, MANADO – Lantaran mabuk berat, Muhammad Rifai Buhang (28), warga asal Pontak, Ranoyapo, Minahasa Selatan nekad menikam perutnya sendiri dengan sebilah parang, di perkebunan Tounsaru, Tondano Selatan, Minahasa, Senin (02/11/2020) sore.
Informasi diperoleh menyebutkan, Rifai tinggal disebuah rumah semi permanen yang berada di area perkebunan tersebut bersama orang tuanya.
Sore itu ia baru saja pulang dari Pantai Sawangan Kombi, dan tiba di kebun dalam kondisi tak terkontrol hingga ‘bakuku’ (berteriak-teriak) dan sempat terjatuh beberapa kali.
Sesaat kemudian Rifai masuk ke rumah dan keluar sambil menenteng sebilah parang. Ia lalu berlari ke tengah perkebunan menghampiri ibunya, lagi-lagi sambil ‘bakuku’.
Tepat di depan ibunya, Rifai langsung menikam perutnya sendiri hingga mengalami luka cukup parah. Melihat kejadian mengerikan itu, sang ibu pun berteriak histeris dan langsung menolong. Rifai lalu dibawa ke rumah sakit oleh ibu dan adiknya.






























Komentar