
Sulut Times, Manado : Produksi kecil berdampak perubahan iklim ketika terjadi fenomena El Nino, sebagian wilayah Indonesia mengalami penurunan curah hujan yang bisa mengakibatkan kemarau panjang dan kekeringan.
Jauh terjadi elnino, Olly Dondokambey sudah memberikan himbauan, seperti dikatakan.
Kemarau panjang atau biasa disebut El Nino yang hampir dialami semua wilayah, lebih khusus di Sulawesi Utara (Sulut) mendesak Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (ODSK) angkat bicara.
Keduanya meminta agar seluruh pimpinan daerah Bupati/Walikota se-Sulut untuk siaga dampak kekeringan El Nino saat ini.
Kesiapan yang mengingatkan punya hasil yang mengembirakan, oleh bukan hanya pernyataan tapi tindakan nyata menujukan Gubernur Olly Dondokambey, langsung bergerak dari lahan milik Nya memberikan contoh menanam, dan mengajak program Mari Jo ba kobong.
Yang menggembirakan lagi, lanjut Olly, adalah Nilai Tukar Petani (NTP) di Sulut yang terus naik meskipun musim kemarau.
Menurutnya, hal itu karena harga pertanian naik dan berdampak positif ke nilai jual petani.
Kepala BPS Sulut Asim Saputra memaparkan, untuk subsektor- nya, NTP hasil Holtikultura yang memiliki persentase tertinggi yakni, 126,88 persen di Bulan Oktober. Naik 1,82 persen dibanding September 124,62 persen (lihat grafis,red).
Asim menekankan, fenomena gagal panen ataupun gagal produksi yang dialami para petani, memang belum berdampak pada penurunan NTP. Hal ini menandakan, jika tingkat kesejahteraan para petani masih terjaga.
Luar biasa pemimpin yang dicintai rakyat mampu melihat perubahan iklim, tidak dapat diprediksi sebelum nya.
pemerintah akan perkuat cadangan pangan,” kata dia Senin (31/7/2023).
Untuk jangka panjang, beber Olly, pihaknya menyiagakan Bendungan Lolak.
Dengan kesuburan daerah Bumi Nyiur Melambai, maka kita sudah berkomitmen bahwa kegiatan pertanian maupun perkebunan tidak boleh berhenti,” ungkapnya.

Olly menyebutkan bahwa setiap luasan lahan pertanian dan perkebunan, harus dimanfaatkan secara optimal. Dan untuk memanfaatkan secara optimal sangat diharapkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat termasuk keterlibatan anggota Korpri juga turut menjadi kunci penentu keberhasilan pemerintah dalam mengajak masyarakat untuk memanfaatkan setiap potensi, lahan produktif yang telah dianugerahkan Tuhan kepada kita, kepada daerah Sulawesi Utara, sambil tetap menjaga kelestarian alamnya.
Keperkasaan pemimpin Olly Dondokambey mengajak semua komponen, ternyata mempunyai Dampak positif.
Salah satunya Gereja KGPM memprakarsai untuk membuat Parade lomba kendaraan hias Mari Jo Ba kobong, untuk menunjukkan kepada rakyat Sulut, Petani adalah Tulang Punggung menjaga Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan rakyat.
Hebat Olly Dondokambey Nilai Tukar Petani Naik .
Polii apresiasi, Gubernur beri
pujian disaat parade kendaraan hias, sampaikan salam Semangat dan Sehat untuk Jemaat KGPM lewat WA disaat kendaraan hias start dari lapangan Sparta Tikala ke Finis Marina Plasa,” terang Jan Wilem Garand Polii
Staf khusus Gubernur.
(jack lm/St).
























Komentar