Perkuat Kedaulatan di Perbatasan, Kodaeral VIII dan BI Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026

​Sulut Times, MANADO — Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII bersama Bank Indonesia resmi memulai gelaran Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026.

​Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., memimpin langsung upacara pelepasan tim ekspedisi ini di Dermaga Satrol Kodaeral VIII pada Selasa (23/6/2026). Turut mendampingi, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulut Joko Supratikto dan Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sulut Reza A. W. Dotulung.

​Dalam operasi kemanusiaan dan kedaulatan ini, Kodaeral VIII mengerahkan salah satu kapal perang andalannya, KRI Selar-879 (BKO Guspurla Koarmada II). Kapal jajaran Satuan Patroli (Satrol) ini bertugas mengantar tim kas keliling Bank Indonesia menembus pulau-pulau terluar yang memiliki keterbatasan akses transportasi. Misi utamanya adalah memastikan masyarakat pulau mendapatkan uang Rupiah yang layak edar.

Baca Juga  Bak Sinterklas, Kapolres Minahasa Berbagi Kasih pada Masyarakat Kurang Mampu

​Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata sinergi tanpa batas antara TNI AL dan Bank Indonesia.

​”TNI AL dan Bank Indonesia terus memperkuat kolaborasi strategis ini untuk mendukung pemerataan layanan kas. Ini adalah langkah nyata kami dalam menjaga kedaulatan Rupiah di seluruh pelosok wilayah NKRI,” ujar Dankodaeral VIII, Selasa (23/6).

​Jenderal bintang dua ini juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh personel yang bertugas selama pelayaran. Beliau meminta kru kapal dan tim BI menjaga keselamatan selama mengarungi lautan.

​”Saya meminta seluruh personel melaksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab. Utamakan keselamatan kerja demi mencapai target zero accident, serta berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di pulau-pulau tujuan,” tambah Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi.

Baca Juga  Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Resmikan 2 SPKLU Center Pertama di Jakarta

​Secara simbolis, para pimpinan menyematkan rompi tanda peserta kepada perwakilan tim ekspedisi sebelum KRI Selar-879 bertolak meninggalkan dermaga.

​Selain membawa misi utama mendistribusikan uang layak edar dan menarik uang lusuh, tim ekspedisi juga membawa misi edukasi. Mereka akan mengajak masyarakat perbatasan untuk lebih mencintai, bangga, dan paham Rupiah sebagai simbol identitas dan pemersatu bangsa.

​Prosesi pelepasan ini juga mempertemukan sejumlah tokoh penting. Hadir di lokasi acara para pejabat Forkopimda Sulut, Danguspurla Koarmada II, Danguskamla Koarmada II, Asops Dankodaeral VIII, para Dan/Kadis/Kasatker Kodaeral VIII, hingga pejabat Forkopimda Kota Bitung

(Visited 5 times, 5 visits today)

Posting Terkait

Baca Juga

Komentar