Laode melanjutkan bahwa pola masyarakat selama ini mencari energi baik bbm maupun lpg di dataran rendah. Kemudian kembali lagi ke dataran tinggi untuk mengungsi bersama keluarga.
Laode menambahkan Pertamina terus memperluas cakupan operasi pasar untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan LPG dengan harga HET (Harga Eceran Tertinggi). “Operasi Pasar dilaksanakan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan stok LPG yang ada di masyarakat,” ujarnya.
Sebanyak 2.050 tabung telah digelontorkan untuk operasi pasar kemarin. “Kemarin kami siapkan masing – masing 1.260 tabung di Mamuju dan 790 tabung di Majene.” tambahnya.
“Kami berharap masyarakat membeli LPG sesuai kebutuhan, tidak perlu membeli lebih. Karena stok elpiji Pertamina mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Mamuju, Majene dan sekitarnya,” pungkas Laode.
Untuk menjaga kelancaran distribusi dalam operasi pasar LPG. Pertamina bekerja sama dengan TNI dan Polri yang memberikan bantuan pengamanan dan menyiapkan pola distribusi alternatif untuk menjamin ketersediaan LPG.


























Komentar