Sulut Times, Manado : Program Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana (Banggakencana) yang dimotori BKKBN mendapat apresiasi dari Pemerintah Sulut seperti diungkapkan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E. Kandouw.

Wagub Kandouw menegaskan bahwa Program Banggakencana sangat penting terlebih indikator keluarga sejahtera harus mutlak dan menjadi fokus bersama.
“Program pembangunan keluarga tidak bisa kita lakukan sendiri. Harus ada kerja sama pemerintah pusat dan instansi vertikal di daerah bersama pemerintah daerah,” kata Kandouw saat menghadiri Rakorda Banggakencana di Manado, Rabu (26/02/2020).
Kandouw menuturkan, realisasi program pemerintah di sektor pembangunan keluarga dinilai berhasil, karena angka pengangguran dan kemiskinan di Sulut terus berkurang.
“Polanya memang banyak di perkotaan. Mungkin karena adanya dana desa membuat angka kemiskinan di desa menurun,” tuturnya.
Wagub pun berkesempatan menyaksikan penandatanganan Pakta Integritas para pejabat BKKBN Sulut dalam menyukseskan program Banggakencana serta menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Sementara itu, Inspektur Utama (Irtama) BKKBN Pusat Agus Sukiswo mengharapkan melalui rakor ini koordinasi dan sinkronisasi program dan kegiatan Banggakencana dapat terwujud dan tujuan nasional tercapai terutama terkait tugas fungsi BKKBN.
Rakorda Banggakencana turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Diano Tandaju dan jajaran, TNI/Polri serta instansi terkait di kabupaten/kota.






























Komentar