Sulut Times, Tomohon : Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menyatakan mendukung, mengawal dan bersama pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19.
Meski demikian, sebagai wakil daerah adalah merupakan suatu kewajiban untuk menyampaikan berbagai masalah, kendala dan upaya yang dihadapi pemerintah dan masyarakat di daerah.

Sesuai tugas dan kewenangannya, maka Komite II DPD RI akan melakukan pengawasan implimentasi regulasi termasuk langkah-langkah strategis yang dilaksanakan BNPB.
Hal ini disampaikan Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara protokol waspada Covid-19 (virtual meeting) dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, Kamis (23/4).
Satu diantara tiga puluh empat Anggota Komite II DPD RI yakni Ir. Stefanus BAN Liow, MAP yang mengikuti RDP secara virtual meeting dari kediamannya yang beralamatkan Kelurahan Walian Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara, mengatakan bahwa dalam RDP tersebut, Letjen Doni Monardo sebagai Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 secara detail menjelaskan langkah-langkah BNPB/Gugus Tugas dalam Pencegahan dan Penanganan Covid-19.

Sementara itu, dalam momentum diskusi yang dipandu langsung Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai (Papua) didampingi Wakil Ketua Dr Ir Abdullah Puteh (Aceh) dan Hasan Basri, SE,MH (Kalimantan Utara), dimana para Senator Indonesia dari berbagai provinsi, diantaranya Ir. Stefanus BAN Liow, MAP (Sulut) menyampaikan berbagai kendala, masalah dan kebutuhan daerah yang perlu mendapat perhatian dari pemerintah pusat, seperti keterbatasan ketersediaan APD, susah mendapatkan ekstrasi reagen untuk beroperasinya laboratorium, Ventilator dan banyak lagi.
Demikian halnya, kata Senator SBANL untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak Covid-19 baik saat ini maupun pasca Covid-19 nanti.

Hal lainnya, Senator berharap agar Gugus Tugas Nasional dengan melibatkan unsur terkait untuk segera terintegrasi pelaporan data agar masyarakat tidak membuat bingung.
“Penyajian data Covid-19 harus sinkron antara pusat dan daerah”, ujarnya.
Ir. Stefanus BAN Liow MAP
Lebih lanjut Senator SBANL mengatakan bahwa Pemerintah Daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota di Sulawesi Utara bersama stakeholder lainnya bahkan lembaga keagamaan dan elemen masyarakat secara maksimal mengerahkan semua potensi dan energi positif dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 termasuk memutus penyebaran virus yang mematikan itu.
Pada akhir RDP Vitual Meeting, Ketua Gugus Tugas Pusat Letjen Doni Monardo memberikan apresiasi kepada Pimpinan dan Anggota Komite II DPD RI memberikan apresiasi dan terima kasih atas masukan dan usulan konkrit dalam upaya pencegahan dan penanganan mewabahnya Covid-19.

Mantan Komandan Paspampres ini meminta para Senator untuk mengiatkan Posko/Satgas dimasing-masing daerah agar data masuk ke pusat sudah lengkap dan akurat supaya benar-benar terintegrasi pelaporan.

























Komentar