Terjang Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pantau Langsung Korban Banjir di Siau

Sulut Times, SITARO – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, membuktikan dedikasinya terhadap kemanusiaan dengan menerjang cuaca buruk di perairan Sulut. Bersama jajaran Forkopimda, Gubernur bertolak menuju Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, untuk meninjau titik-titik lokasi yang luluh lantak akibat terjangan banjir.


Langkah cepat ini bertujuan memastikan seluruh proses evakuasi dan penyaluran bantuan logistik sampai ke tangan warga tanpa hambatan birokrasi. Setibanya di lokasi, Yulius tidak hanya memeriksa kerusakan infrastruktur, tetapi juga blusukan ke pemukiman warga untuk mendengar langsung keluhan mereka.


Dalam kunjungan tersebut, Gubernur memberikan perhatian khusus pada kondisi psikologis para pengungsi. Ia tampak merangkul para lansia dan menghibur anak-anak di posko darurat. Menurutnya, kehadiran negara harus dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Baca Juga  Target Emas PON! Gubernur Sulut Yulius Selvanus Siapkan 'Markas' Khusus Atlet E-Sport

“Kita tidak boleh berhenti pada pembersihan material banjir saja. Hal yang lebih penting adalah memulihkan trauma warga dan menjamin kebutuhan dasar mereka, seperti pangan dan layanan medis, tetap tersedia,” ujar Yulius dengan tegas saat meninjau lokasi.



Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Kalangit, menyambut langsung kedatangan orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai tersebut. Keduanya segera melakukan koordinasi taktis di lapangan agar distribusi bantuan merata dan tidak salah sasaran.


Bupati Chyntia melontarkan apresiasi tinggi atas keberanian Gubernur yang tetap turun ke lapangan meski cuaca sedang ekstrem.

Sinergi kuat antara Pemprov Sulut dan Pemkab Sitaro ini menjadi tumpuan harapan bagi warga Siau untuk mempercepat perbaikan akses jalan serta membangkitkan kembali roda ekonomi yang sempat lumpuh.

Baca Juga  Pekerja Adalah Pahlawan Pembangunan Yang Sesungguhnya


Saat ini, tim gabungan tetap bersiaga penuh di lokasi kejadian. Mereka terus mengantisipasi potensi banjir susulan sambil mempercepat pembersihan sisa-sisa lumpur dan material yang menutup akses jalan utama desa.

(Visited 84 times, 1 visits today)

Komentar