Suluttimes, JAKARTA – Perusahaan peralatan rumah tangga Tupperware Brands dikabarkan sedang mempersiapkan pengajuan kepailitan secepatnya pada minggu ini.
Dilansir dari Bloomberg, Selasa (17/9/2024), informasi tersebut didapat dari sumber yang mengetahui soal masalah ini. Rencana tersebut menyusul upaya bertahun-tahun dari perusahaan untuk bertahan di tengah pelemahan permintaan. Perusahaan yang terkenal dengan produk penyimpanan makanannya, berencana meminta perlindungan dari pengadilan setelah tidak mampu memenuhi ketentuan utang. Tak hanya itu, Tupperware juga meminta bantuan dari penasihat hukum dan keuangan, demikian informasi dari sumber yang meminta tidak dipublikasikan identitasnya. Pada saat yang sama, saham Tupperware terpantau anjlok lebih dari 50% pada perdagangan pukul 03.53 PM waktu New York. Persiapan kepailitan ini menyusul upaya negoisasi yang berlarut-larut antara Tupperware dengan para pemberi pinjaman.
Diketahui, perusahaan ini memiliki utang lebih dari US$700 juta. Para kreditur sepakat pada tahun ini untuk memberikan sedikit ruang bernapas atas persyaratan pinjaman yang dilanggar, tetapi kondisi Tupperware terus memburuk. Meskipun demikian, rencana pengajuan kepailitan itu belum final dan dapat berubah. Saat dimintai konfirmasi, pihak Tupperware menolak berkomentar.
Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Kondisi Terus Memburuk, Tupperware Berencana Segera Ajukan Kepailitan”

























Komentar