Viral Kondisi Jembatan Serasi, Gubernur Instruksikan Penanganan Segera: Warga Diminta Waspada Melintas

Sulut Times, MANADO – Kondisi infrastruktur jembatan di wilayah Dumoga, tepatnya di Desa Serasi , Kecamatan Dumoga, yang sempat viral di media sosial akibat kerusakan parah, mendapat respons dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

​Juru Bicara Gubernur Sulut, sekakigus Plh. Kadis Kominfo Denny Mangala, menyatakan bahwa pemerintah sangat memahami keresahan warga yang mengeluhkan kondisi jembatan tersebut melalui media sosial. 

Ia menegaskan bahwa lokasi tersebut, bersama beberapa jembatan rusak lainnya di ruas jalan yang sama, sudah masuk dalam daftar penanganan prioritas.

​”Kami telah memantau aspirasi masyarakat di media sosial terkait jembatan di Desa Serasi tersebut. Sesuai petunjuk Bapak Gubernur, Pemprov Sulut tetap berupaya keras agar perbaikan ini segera teralisasi. Namun perlu dipahami, ini pengerjaannya harus menyeluruh. Berdasarkan perhitungan PU Provinsi, dibutuhkan dana cukup besar, melampaui Rp100 miliar, karena ada beberapa titik jembatan yang rusak , bukan hanya satu,” jelas Denny Mangala kepada media suluttimes.com

Baca Juga  Perwira Staf Lanudal Manado Mengikuti Pelaksanaan Penilaian Kerentanan/Vulnerability Assessment Ancaman Serangan MANPADS (Man-Portable Air-Defence Systems) Low Threat Technology Bandara Sam Ratulangi Manado

Denny juga mengungkapkan bahwa keterlambatan perbaikan bukan karena kurangnya perencanaan. Usulan bantuan dana ke Pemerintah Pusat sebenarnya sudah dilayangkan sejak beberapa tahun lalu. Namun, adanya kebijakan efisiensi anggaran di tingkat nasional membuat realisasi bantuan tersebut tertunda.

​”Persoalannya kemarin karena ada kebijakan efisiensi nasional. Tapi saat ini, atas instruksi Gubernur, kita usulkan lagi ke pusat. Kami terus melobi agar anggaran pembangunan jembatan-jembatan yang putus ini bisa segera turun,” tambahnya.

Denny menghimbau warga Dumoga dan pengguna jalan pada umumnya untuk lebih berhati-hati saat melintas, mengingat kondisi fisik jembatan yang memang membahayakan keselamatan.

​”Kami memohon masyarakat untuk bersabar dan tetap berhati-hati saat menggunakan jalur itu. Pemerintah tidak tinggal diam. Kami sedang berupaya maksimal agar anggaran segera tersedia sehingga akses transportasi warga di Dumoga kembali normal dan aman,” kuncinya

Baca Juga  Buka Sulut Chess Open, Gubernur YSK: Sekolah Catur Junior Wajib Berjalan Januari 2026!

Popular posts:

(Visited 717 times, 1 visits today)

Komentar