Sulut Times – Menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara, khususnya Satuan Kerja (Satker) Wilayah 1, terus mematangkan persiapan guna mengantisipasi potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang tidak menentu.
Kepala Satker (Kasatker) BPJN Sulut 1, Ringgo Radetyo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan identifikasi menyeluruh terhadap lokasi-lokasi yang memiliki potensi kerawanan bencana di wilayah kerjanya. Langkah ini diambil untuk memastikan infrastruktur jalan tetap berfungsi optimal dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu selama masa libur Nataru.
”Seperti kita ketahui bersama, situasi cuaca saat ini tidak menentu. Khusus di Satker PJN Wilayah 1, kami telah bersiap dan mengidentifikasi lokasi berpotensi bencana, khususnya dalam bulan Desember hingga tahun baru nanti,” ujar Ringgo, Senin (08/12/2024).
Sebagai bentuk mitigasi risiko, Ringgo menjelaskan bahwa BPJN Sulut 1 telah menyiagakan peralatan berat atau Disaster Relief Unit (DRU) di dekat lokasi-lokasi yang dinilai memiliki potensi bencana besar.
”Kami menyiapkan DRU yang kita standby-kan di dekat lokasi berpotensi besar terjadi bencana. Sehingga ketika terjadi bencana, kita bisa merespons dengan cepat agar layanan infrastruktur jalan tetap berjalan baik bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ringgo merinci beberapa ruas jalan di wilayah PJN 1 yang menjadi fokus pengawasan karena rawan longsor maupun luapan air, antara lain:
- Ruas jalan dari Manado ke arah Tomohon.
- Kawasan Tanggari.
- Arah Ratahan hingga Buyat.
- Beberapa titik di daerah Kema – Rumbia.
- Wilayah Tumpaan ke arah Amurang.
- Area sebelum Poigar (rawan limpasan air dari hulu).
Lebih lanjut, Ringgo Radetyo meminta dukungan serta pengertian dari masyarakat pengguna jalan. Ia menyadari bahwa proses pengerjaan atau tindakan tanggap darurat mungkin akan sedikit berdampak pada arus lalu lintas, namun hal tersebut dilakukan demi keselamatan dan kelancaran jangka panjang.
”Kami memohon dukungan dan maklum jika ada hal-hal terkait pekerjaan atau pelaksanaan tindakan kebencanaan yang sedikit mengganggu aktivitas lalu lintas. Kami pastikan itu tidak berjalan lama dan bisa segera dilintasi kembali demi menjaga kelancaran lalu lintas,” pungkasnya.
Popular posts:
- Diduga Melobi Pejabat Polda Sulut Berkordinasi… (16,011)
- Cewek Cantik Ini Kasih Tebakan, Jawabannya Bikin Baper (14,622)
- Tipidkor Nomor 9 Polda Sulut Periksa 2 Jam Kaban… (7,604)
- Lawan Covid-19, Maria Vania Bisa Berhubungan Intim 3… (7,542)
- Gara-gara Cukur Kelapa 8 Perangkat Desa Kali Selatan… (6,935)
- Raja Mafia Tanah Agus Elektrik Alias Abidin,… (5,863)
- KPU RI Launching Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan… (5,324)
- Judi Togel Makin Marak di Minahasa, Aparat di Minta… (4,823)
- Rio Dondokambey di mintai keterangan Polda Sulawesi Utara (4,623)
- Suka Duka Pertamina Salurkan BBM Satu Harga di… (4,183)






























Komentar